Bertanam Jadi Solusi Penghasilan di Tengah Pandemi
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Bertanam Jadi Solusi Penghasilan di Tengah Pandemi

Selasa, 2 Juni 2020 | 11:31 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Ahli pertanian Anton Apriyantono mengatakan, bertanam dapat menjadi solusi mendapat penghasilan di tengah pandemi terutama bagi pekerja di Jabodetabek yang terpaksa harus dirumahkan dulu. Apalagi, sesuai konsep dari pertanian perkotaan (urban farming) sebenarnya bisa mendapat penghasilan tambahan dari bertanam sayuran, bahkan bisa dikombinasikan dengan berternak ikan jenis lele dan nila.

“Sebaiknya bertanam sayur karena masa panen lebih cepat dan pemeliharaannya lebih mudah,” katanya, Selasa (2/6/2020).

Tambah Anton, bertanam sayuran tidak membutuhkan lahan yang luas bahkan di pekarangan rumah juga dapat dilakukan sehingga ideal untuk kawasan Jabodetabek. Sedangkan, untuk skala komersial memang dibutuhkan lahan minimal seribu meter persegi yang memang masih mudah di dapat di Jabodetabek dengan memanfaatkan lahan tidak terpakai.

“Sebelum memulai urban farming agar dihitung biaya-biayanya mulai dari sewa lahan, tenaga kerja, benih, pupuk, termasuk penggunaan listrik untuk pompa air,” imbaunya.

Adapun dengan masuknya era normal baru, sektor pertanian diharapkan juga bisa menjadi jaring pengaman sosial mengingat pelatihannya tidak terlalu sulit namun dampak yang diberikan sangat besar. Jabodetabek menjadi percontohan pertanian perkotaan meski di lahan yang sempit namun dengan optimalisasi akan memberikan panen yang melimpah.

“Kuncinya tekun dan memiliki kemauan untuk mempelajari cara bertani,” kata Anton.

Anton mengatakan salah satu urban farming telah diaplikasikan pekerja pariwisata yang kehilangan penghasilan selama masa pandemi ini karena hotel tempatnya berkerja harus tutup. Sebagai contoh, akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana Ni Wayan Sri Sutari yang menyebutkan, ada 10 pekerja pariwisata yang kini beralih menjadi petani sayuran.

“Benar awalnya mereka berkerja sebagai chef, bartender, dan pemandu pariwisata namun mereka terpaksa libur dulu karena hotelnya tempat berkerja tutup sementara waktu,” kata ia.

Para pekerja pariwisata ini mendapat pelatihan budidaya hortikultura dengan menggunakan benih cap Panah Merah yang merupakan produksi PT East West Seed Indonesia (Ewindo) seperti Pokcoy varietas Nauli F1, Sawi varietas Shinta, Bayam varietas Maestro, Bayam merah Mira.

Sri mengatakan konsepnya memang urban farming karena memanfaatkan lahan kosong seluas 2.000 meter persegi di tepi Jalan Danau Tempe Denpasar Selatan. Menurutnya, cara yang sama juga dapat diterapkan bagi para pekerja yang kehilangan mata pencahariannya akibat wabah Covid-19 di Jabodetabek.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggota Komisi VI Dukung Upaya Erick Thohir Bangun Roadmap Industri BUMN

Erick Thohir tengah menyusun roadmap industri pangan di Kementerian BUMN.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Ekspansi Kantor Cabang, Didimax Investasi Rp 30 Miliar

Ekspansi kantor cabang Didimax di Yogyakarta dan Pekanbaru menelan investasi Rp 30 miliar.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Emas Antam Naik Jadi Rp 920.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 430,320 juta.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Awali Sesi, Rupiah Langsung Tancap Gas

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.460 - Rp 14.485 per dolar AS.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Awali Perdagangan, IHSG Melesat di Zona Hijau

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 88,3 poin (1,89 persen) menjadi 4.842.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Bursa Rebound, Saham LPKR Menghijau

Saham LPKR pada pekan kemarin, Jumat (29/5/2020) bertengger di Rp 184 atau naik 8,88 persen.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Di Perdagangan Asia, Minyak Brent Menguat Pagi Ini

Minyak mentah berjangka AS, turun sedikit ke US$ 35,41 per barel.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Bursa Asia Menguat, Investor Pantau Ketegangan AS-Tiongkok

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,51 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Topix naik 0,52 persen.

EKONOMI | 2 Juni 2020

Harga Emas Turun saat Data Ekonomi AS Membaik

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus melemah tipis US$ 1,4 atau 0,08 persen, menjadi US$ 1.750,3.

EKONOMI | 2 Juni 2020

IHSG Berpeluang Naik, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.735 - 4.834.

EKONOMI | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS