Rupiah Ditutup Melemah ke Posisi Rp 14.020
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Rupiah Ditutup Melemah ke Posisi Rp 14.020

Kamis, 11 Juni 2020 | 16:03 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Mata uang rupiah kembali melemah. Penyebabnya adalah penambahan pasien positif virus corona di Indonesia dalam dua hari terakhir selalu mencetak rekor. Apabila situasi tidak segera membaik, maka masalah akan melebar ke sektor ekonomi dan keuangan.

“Dalam perdagangan sore ini rupiah ditutup melemah 40 poin di level 14.020 dari penutupan sebelumnya di level 13.980. Dalam perdagangan hari Jumat, mata uang rupiah kemungkinan masih akan bergejolak walaupun di buka menguat namun ditutup kemungkinan melemah tipis. Range 13.950-14.120,” kata Ibrahim Assuaibi Direktur TRFX Garuda Berjangka, Kamis (11/6).

Tercatat, jumlah pasien positif corona per Rabu (10/6) adalah 34.316 orang. Bertambah 1.241 orang dibandingkan posisi hari sebelumnya, sekaligus menjadi rekor tertinggi penambahan kasus harian sejak Indonesia mencatat pasien pertama pada awal Maret.

Walaupun DKI Jakarta saat ini relatif aman pasca diberlakukannya masa transisi, namun pemerintah harus lebih berhati-hati dalam menyikapi masalah pandemi Covid-19 tersebut, walaupun yang terjadi penularan paling banyak di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, namun pemerintah daerah harus kembali menerapkan social distancing serta pembatasan sosial sampai benar-benar pandemi virus corona mengalami penurunan.

“Dengan bertambahnya pasien Covid-19 tersebut maka prospek ekonomi kedepan bakal tak menentu. Oleh karena itu, wajar kalau pelaku pasar agak takut dan cemas. Kekhawatiran tersebut bisa terlihat dari keluarnya arus modal asing dari pasar keuangan dalam negeri,” ucapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

IHSG Kembali Melemah ke Posisi 4.854

Investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp 280,14 miliar

EKONOMI | 11 Juni 2020

Jasa Marga Bagikan Dividen 5% dari Laba Bersih Perseroan Tahun 2019

Subakti Syukur diangkat sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga yang baru.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kemtan Perkuat Sistem Logistik Pangan Nasional

Dalam rangka antisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan

EKONOMI | 11 Juni 2020

Nobu Bank Luncurkan "WhatsApp for Business" bagi UMKM

Untuk menyediakan layanan "WhatsApp for Business", Nobu Bank mendapat dukungan pendampingan dari Facebook.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Aplikasi GrabMerchant Bantu UMKM Hadapi New Normal

Aplikasi GrabMerchant ini diharapkan dapat mendorong inklusi digital bagi UMKM Indonesia khususnya dalam menghadapi new normal.

EKONOMI | 11 Juni 2020

22 Juni, Transnusa Kembali Layani Sejumlah Rute Penerbangan

Transnusa mengoperasikan rute-rute tersebut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan tata cara yang berlaku di masa pandemi ini.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Waskita Beton dan Yodya Karya Garap Proyek Stadion dan Oil Tank Storage

Waskita Beton akan terus memperluas kontrak proyek dari pasar eksternal melalui kerja sama berbagai perusahaan.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Schneider Electric dan Aveva Perluas Kemitraan untuk Pusat Data

Kombinasi Aveva dapat diskalakan dengan EcoStruxure for Data Centers Schneider Electric untuk kontrol dan pemantauan pusat data.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kemkeu-OJK Teken SKB Bank Peserta, Ini Penjelasannya

OJK mendukung program pemerintah untuk memberikan subsidi bunga kepada debitur UMKM.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Sesi Siang, IHSG Turun 24 Poin ke 4.895

Sebanyak 141 saham naik, 239 saham melemah dan 150 saham stagnan.

EKONOMI | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS