Menristek: Syarat Pengembangan Alkes Perlu Dilonggarkan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Menristek: Syarat Pengembangan Alkes Perlu Dilonggarkan

Selasa, 5 Mei 2020 | 15:59 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / MPA

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro menyatakan diperlukan sejumlah kelonggaran dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) dalam pengembangan alat kesehatan (alkes). Secara khusus terhadap hasil riset dan inovasi dalam penanganan Covid-19.

Menurut Bambang, relaksasi dalam pengembangan alkes dibutuhkan, salah satunya syarat pengujian. Bambang meminta adanya alternatif dari syarat cara pembuatan alat Kesehatan yang baik (CPAKB). Sebab hal ini akan sulit dipenuhi bagi industri yang belum pernah membuat alkes.

Misalnya seperti PT Pindad dan PT Len Industri. "Kami sudah koordinsi Pak Menkes (menteri kesehatan). Dibuatkan semacam SOP sebagai pengganti atau alternatif CPAKB," kata Bambang saat Rapat Kerja Gabungan secara virtual antara Komisi VI, VII dan IX DPR dengan sejumlah kementerian/lembaga, Selasa (5/5/2020).

Bambang pun meminta protokol khusus pengujian dalam keadaan darurat. Penetapan alasan tertentu untuk alkes hasil riset dan inovasi yang ditetapkan menkes, lanjut Bambang, masuk dalam pengecualian yang harus ada izin edar. Mengingat yang dilakukan pihaknya sekarang, menurut Bambang, bukan semata-mata untuk komersial

Jumlah produsen masker meningkat drastis selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemkes) mencatat angkanya melonjak hingga 200%. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alkes Kemkes, Engko Sosialine Magdalene menuturkan, sebelum pandemi jumlah produsen masker hanya 26.

Sekarang yang sudah mendapatkan izin menjadi 83 produsen. "Perizinan sudah dilakukan dan ini terbukti seperti produsen masker. Di awal tahun hanya 26 produsen. Saat ini sudah berjumlah 83 produsen. Artinya terdapat peningkatan lebih dari 200%, adanya perizinan untuk produsen masker," kata Engko dalam rapat.

Hal serupa juga terjadi di produk alat pelindung diri (APD) serta ventilator. Menurut Engko, pihaknya mencatat adanya peningkatan perizinan untuk memproduksi alkes tersebut. Hanya saja tidak disebutkan angkanya.

Izin edar produk kesehatan buatan dalam negeri contohnya hand sanitizer juga mengalami peningkatan. "Sekarang sudah lebih dari 600 izin edar yang diterbitkan selama masa Covid-19 ini. Relaksasi-relaksasi juga tentu saja diberikan untuk terkait dengan perizinan ataupun izin edar ini," ungkap Engko.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto. Sugeng mengatakan, Komisi VII mendesak Menristek/Kepala BRIN melalui konsorsium riset dan inovasi Covid-19 untuk segera mempercepat pelaksanaan program konsorsium. "Konsorsium di antaranya mengembangkan produk test kit, pengembangan alat kesehatan seperti portabel ventilator hingga pengembangan vaksin dan obat Covid-19," ujar Sugeng.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IDI: Butuh Lebih Banyak Data untuk Tentukan Keberhasilan PSBB

DKI Jakarta dinilai lebih sukses menerapkan PSBB dibanding wilayah lain, tetapi masih butuh lebih banyak data untuk menentukan sejauh mana keberhasilan PSBB.

KESEHATAN | 5 Mei 2020

RSCM Mulai Tahap Uji Klinis Terapi Plasma Konvaselen

Pasien yang terlibat dalam uji coba adalah pasien konfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

300 Baju Coverall Disumbangkan ke Tiga Rumah Sakit di Jatim

Tiga rumah sakit di Jawa Timur mendapatkan bantuan berupa 300 baju coverall sebagai alat pelindung diri.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

LIPI: PSBB Nasional Diperlukan untuk Memutus Penularan Covid-19

Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) perlu dilakukan secara nasional yang pelaksanaannya mengacu pada karakteristik setiap wilayah.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

Percepat Tes Covid-19, 1.500 Cartridge Didistribusikan ke Daerah

Catridge tersebut digunakan pada mesin tes cepat molekuler (TCM) Tuberculosis (TBC) sehingga hasil tes Covid-19 bisa diketahui dengan cepat.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

Siloam Hospitals Luncurkan Layanan Rawat Jalan Online

Siloam Hospitals berinovasi dan menghadirkan pelayanan rawat jalan yang dapat diakses secara online.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

Doni Monardo: Sebelum Ada Vaksin, Indonesia Belum Aman dari Covid-19

Doni Monardo menegaskan selama belum ada vaksin, Indonesia masih belum aman dari virus Covid-19.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

Ramadan, Nilai Pembelian Suplemen Naik 50%

Masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga imun tubuh melalui konsumsi suplemen.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

Pekan Depan, BPPT Akan Produksi Rapid Test Antibodi 50.000 per Bulan

Mulai pekan depan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan dapat memproduksi rapid test antibodi sebanyak 50 ribu per bulan.

KESEHATAN | 4 Mei 2020

Kasus Covid-19 Turun 11 Persen, Doni Monardo: Kita Tak Boleh Lengah

Kendati kasus Covid-19 mengalami penurunan, kondisi tersebut diharapkan tidak membuat lengah upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus corona.

KESEHATAN | 4 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS