Uji Praktik SIM Sistem Elektronik Diluncurkan Pekan Ini
INDEX

BISNIS-27 426.538 (5.61)   |   COMPOSITE 4842.76 (54.96)   |   DBX 923.5 (5.37)   |   I-GRADE 127.867 (1.68)   |   IDX30 404.318 (5.75)   |   IDX80 105.647 (1.51)   |   IDXBUMN20 263.312 (5.8)   |   IDXG30 113.239 (1.52)   |   IDXHIDIV20 361.834 (4.64)   |   IDXQ30 118.461 (1.6)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.07)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (2.91)   |   IDXV30 99.778 (1.6)   |   INFOBANK15 760.318 (13.68)   |   Investor33 353.585 (5.25)   |   ISSI 142.238 (1.32)   |   JII 514.346 (4.67)   |   JII70 174.038 (2.04)   |   KOMPAS100 945.162 (13.68)   |   LQ45 740.002 (10.15)   |   MBX 1338.07 (16.63)   |   MNC36 264.409 (3.62)   |   PEFINDO25 251.635 (4.64)   |   SMInfra18 228.656 (2.51)   |   SRI-KEHATI 297.818 (4.52)   |  

Uji Praktik SIM Sistem Elektronik Diluncurkan Pekan Ini

Senin, 2 Desember 2019 | 18:07 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / MPA

Jakarta, Beritasatu.com-Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, berencana meluncurkan sistem elektronik uji praktik penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan nama electronic driving test system alias e-Drives, Jumat (5/12/2019) pekan ini.

"Tanggal 5 Desember di-launching. Ya betul sistem dan peralatannya sudah siap," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf kepada Beritasatu.com, Senin (2/12/2019).

Dikatakan Yusuf, sistem e-Drives menggunakan beberapa teknologi elektronik seperti, Radio Frequency Identification (RFID), yang diletakkan pada kendaraan roda dua. Ini merupakan sistem identifikasi nirkabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan. Ketika peserta melewati radar RFID, maka secara otomatis data peserta akan tampil pada aplikasi ujian praktek SIM di ruang monitoring.

Kedua, tambah Yusuf, Passive Infrared yakni, cahaya infra merah pada garis awal (start) dan garis akhir (finish) untuk mengetahui kapan peserta mulai dan selesai melakukan tahapan ujian.

"Vibration Sensor, merupakan sensor yang dapat mengetahui suatu getaran pada benda. Sensor ini diletakkan dalam patok yang terpasang di samping lintasan. Jika kendaraan bermotor menyenggol atau menabrak patok, maka vibration sensor akan aktif dan mengirimkan sinyal ke aplikasi uji praktik SIM pada komputer server di ruang monitoring. Sehingga penguji dapat mengetahui posisi dan jumlah patok yang tersenggol atau tertabrak," ungkapnya.

Yusuf menambahkan, selanjutnya alat Ultrasonik atau pancaran gelombang suara dengan frekuensi tinggi 20 Kilohertz. Sensor tersebut diletakkan pada tahapan tanjakan dan turunan uji praktik SIM A. Ketika mobil berhenti pada posisi menanjak atau turunan sensor ultrasonik ini akan mengetahui posisi terakhir mobil. Apabila terjadi reaksi mundur atau maju sebelum melanjutkan tanjakan atau turunan, maka sensor ultrasonik akan mengirimkan sinyal ke komputer server di ruang monitoring.

"Dari dalam ruang monitoring, penguji dapat melakukan pemantauan dari layar CCTV dan juga memberikan peringatan, aba-aba atau perintah dengan pengeras suara," katanya.

Menurut Yusuf, sebelum melaksanakan uji praktik, peserta akan diberikan pengarahan terkait tata cara pelaksanaan. Tes peserta uji praktik satu SIM C meliputi uji pengereman atau keseimbangan, uji zig-zag atau salon, uji angka delapan, uji reaksi rem menghindar, uji berbalik arah membentuk huruf U atau U-turn.

Sementara, uji praktik satu SIM A meliputi maju dan mundur pada jalur sempit, zig-zag maju mundur, parkir seri dan paralel, serta berhenti di tanjakan dan turunan. "Nanti untuk SIM A dan C punya klasifikasi dan penilai yang berbeda. Uji praktik dapat dilakukan secara simultan," katanya.

Yusuf menuturkan, diharapkan sistem e-Drives dapat memberikan pelayanan kepada pemohon SIM, dan pelaksanaannya lebih transparan.

"Menggunakan e-Drives penilaian yang dilakukan oleh sistem menjadi lebih akurat dan transparan, serta lebih memberikan kepastian hukum. Sistem ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, modern, dan terpercaya," tandasnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Tangkap Bapak Perkosa Anak Tiri Usia 9 Tahun

Tersangka sudah melakukan aksi bejatnya sejak dua tahun lebih

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

HKI Rayakan Natal Bersama

Mereka dari berbagai wilayah sekitar Jabodetabek.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

Operator Telekomunikasi Keluhkan Tingginya Harga Sewa Jaringan Utilitas

Penyelenggaraan sewa jaringan utilitas dimonopoli oleh Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

Warga Keluhkan Kemacetan di Pertigaan Metland Transyogi

Pengaturan lalu lintas sering dipasrahkan kepada 'Pak Ogah' yang membuat kemacetan bertambah parah.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

8 Bulan Beroperasi, Jumlah Penumpang MRT Hampir 20 Juta Orang

Tepatnya, selama delapan bulan beroperasi jumlah penumpang MRT Jakarta sudah mencapai 19.990.950 orang.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

Polda Metro: Reuni 212 Berjalan Kondusif

Kegiatan Reuni 212 yang digelar sejak subuh hingga pagi berlangsung lancar dan tidak ada halangan.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

Lahan Makam di Depok Tersisa 12 Hektare

Dari 42 hektare lahan di 12 titik, tersisa 12,4 hektare yang belum digunakan.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Pengerjaan konstruksi tol layang sudah rampung 100 persen‎.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

Penumpang LRT Berharap Sistem Tiket Lebih Praktis

Pengguna mengeluhkan antrean dan beberapa kartu tidak terbaca.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019

E-Drives, Uji Praktik SIM dengan Sistem Elektronik

Menggunakan e-Drives penilaian yang dilakukan oleh sistem menjadi lebih akurat dan transparan, serta lebih memberikan kepastian hukum.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS