Ganjar Siap Pecat dan Seret ASN Korup ke KPK
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Ganjar Siap Pecat dan Seret ASN Korup ke KPK

Minggu, 31 Mei 2020 | 14:38 WIB
Oleh : Stefi Thenu / MPA

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo siap menindak tegas jajarannya yang melakukan praktik korupsi di tengah pandemi. Jika ada pihak yang melakukan korupsi di Jawa Tengah saat penanganan Covid-19, maka akan langsung dipecat dan diseret ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tidak boleh hari ini ada pemimpin yang mikir duit, apalagi mikir korupsi dan dodolan (jualan). Meski semuanya serba dilonggarkan, jangan sampai kita mengambil kesempatan dalam kesempitan," kata Ganjar, saat halal bihalal secara virtual bersama paguyuban warga Jawa Tengah di Jabodetabek, Minggu (31/5).

Menurut Ganjar, tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan pandemi untuk mencari kesempatan memperkaya diri sendiri, apalagi ia seorang pemimpin.

Ganjar menegaskan, dirinya sangat serius terkait persoalan ini. Ia sudah mengingatkan minimal untuk mereka yang ada di Jawa Tengah, agar selalu menjaga integritas dalam penanganan covid-19.

"Saya kenceng betul soal ini dan saya sudah ingatkan minimal yang ada di Jawa Tengah, kalau ada diantara panjenengan yang korupsi pengadaan, ngemplang, njupuk duit (ambil uang) dan sebagainya, langsung tak pecat terus tak terke ning KPK (langsung saya pecat dan saya antar ke KPK)," tegasnya.

Dia meminta semua pemimpin daerah mendukung upaya pencegahan ini. Meski kondisi darurat dan banyak kelonggaran, semua harus dilakukan dengan baik dan dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang ada.

Apalagi sebagai pemimpin harus bertanggung jawab kepada masyarakat terhadap amanah yang diemban. Ujian paling besar para pemimpin saat ini adalah bertanggung jawab pada masyarakat.

"Ibarat sandal, maka kalau sandal ini diinjak, pemimpin itu ada di bawah sandal ini. Hari ini mereka harus rela mendengar aspirasi dari masyarakat yang paling bawah," tegasnya.

Menurut Ganjar, negara sudah berupaya serius dalam menangani wabah Covid-19 ini. Namun, masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar semakin siap menghadapi kejadian luar biasa seperti saat ini.

"Kalau ada kurang-kurang sekarang, itu salah dan tanggung jawab saya dan semua pemimpin di negeri ini. Siapapun dia. Ke depan kita harus belajar dari pengalaman ini agar lebih siap," tandasnya



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjar Minta Polisi Usut Intimidasi Tenaga Medis di Sragen

Ganjar meminta masyarakat tidak memberikan stigma negatif terhadap para petugas kesehatan dalam melaksanakan tugasnya melawan covid-19.

NASIONAL | 31 Mei 2020

DPRD Surabaya: Banyak Pedagang Pasar Abaikan Protokol Kesehatan

Wali kota Surabaya agar lebih meningkatkan komunikasinya dengan gubernur Jatim terkait dengan penanganan Covid-19 di Surabaya.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Kemdagri Tak Pernah Larang Ojek Online Beroperasi

Kemdagri tak mengatur operasional ojek online/ojek konvensional yang merupakan wewenang Kementerian Perhubungan.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Pemprov Maluku Utara Usulkan lima 5 Daerah Terapkan New Normal

Saat ini belum ada ketentuan secara resmi tentang kenormalan baru di Indonesia.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Kasus positif Covid-19 Jayapura Terbanyak di Hamadi

Penyebabnyakarena lemahnya disiplin masyarakat dalam mengikuti imbauan pemerintah dan protokol kesehatan.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Pengambilan Dana BST di Medan Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

Kerumunan massa ini juga mengakibatkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Diskusi Pemberhentian Presiden Panen Teror, Polisi Turun Tangan

CLS FH UGM mengungkap teror kepada penyelenggara acara diskusi tersebut berupa pesan WhatsApp.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Kemdikbud Paparkan Empat Komponen Sekolah Penggerak

Untuk mendukung kebijakan Merdeka Belajar, sekolah penggerak harus fokus pada kepala sekolah, guru, siswa, serta dukungan komunitas.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Direktur RSUD Pangkalan Bun Positif Covid-19

Fachrudin menyampaikan sebuah pesan imbauan untuk masyarakat dan kerabatnya melalui video yang diunggah ke akun media sosial pribadinya.

NASIONAL | 31 Mei 2020

Peduli Covid-19, Super Indo Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Berbagai Daerah

Bantuan ini difokuskan bagi tenaga medis dan warga yang terdampak parah secara kesehatan maupun ekonomi.

NASIONAL | 31 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS