AHY Ingin Partai Demokrat Bangkit dan Berjaya
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

AHY Ingin Partai Demokrat Bangkit dan Berjaya

Rabu, 11 Desember 2019 | 17:29 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / MPA

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Demokrat (PD) menunjukkan keseriusan dalam melakukan kaderisasi. Salah satunya melalui Akademi Demokrat.

"Akademi Demokrat merupakan gambaran Partai Demokrat serius dalam menyiapkan kader muda. Kita tidak hanya ingin mereka punya militansi. Mereka dibekali wawasan," kata Wakil Ketua Umum PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal itu disampaikan AHY dalam acara wisuda Tunas Muda Harapan Bangsa (Taruna) Akademi Demokrat di Jakarta, Rabu (11/12/2019)

"Kita ingin Partai Demokrat bangkit, dan berjaya di masa depan, karena punya kader militan dan berintegritas. Mudah-mudahan mereka akan bisa jadi andalan kita terutama bagi anggota legislatif Partai Demokrat," ujar AHY.

Sebagai penanggung jawab Akademi Demokrat, AHY menuturkan, pendidikan yang dilakukan merupakan ide dan gagasan untuk melanjutkan pengabdian PD. Menurut AHY, Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono kerap menekankan pentingnya kaderisasi dan regenerasi.

Pada tahap awal, terdapat 360 orang yang mengikuti Akademi Demokrat. Pembekalan dilakukan selama sekitar dua minggu pada 2018 lalu. Pendekatan pendidikannya, lanjut AHY, memang banyak yang menyebut semi militer, tetapi tidak.

"Kami hanya ingin Taruna memiliki karakter bermental baja. Kami ingin hadirkan kader militan, kompak, dan punya jiwa korsa. Ada seleksi kesehatan, akademik, psikologi, termasuk wawasan agar Indonesia maju," ungkap AHY.

Tahap berikutnya, tersisa 284 orang. Para Taruna kemudian diterjunkan ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing calon anggota legislatif (caleg) selama proses Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

AHY menjelaskan, tahap utama telah dilangsungkan pada 5-11 Desember 2019. Para Taruna kembali dibekali berbagai nilai, termasuk ilmu pengetahuan dan wawasan. Mulai dari sistem politik, pertahanan, pemerintahan, komunikasi, diplomasi dan hubungan internasional, termasuk soal hukum dan ekonomi.

Pengajar yang memberikan materi diantaranya, Andi Mallarangeng, Edhie Baskoro Yudhoyono, Syariefudin Hasan, Julian Pasha, Dino Pati Djalal, Amir Syamsudin dan Firmanzah.

"Memang tersisa 45 orang yang ikuti Tahap Utam. Bukan karena yang lain tidak bagus, tapi karena terbatasnya slot. Mereka kami akan coba libatkan di struktur partai dan sayap-sayap lain," ujar AHY.

Menurut AHY, Dewan Sidang Akademik juga menentukan Taruna terbaik. Bobot penilaian akademik 60%, mental kepribadian 35% dan jasmani 5%. "Setelah kami lakukan penghitungan nilai, maka ada sejumlah Taruna yang mendapatkan predikat terbaik," ungkap AHY.

Di bidang akademik, Taruna terbaik diberikan kepada Abdullah Apa. Abdullah diutus oleh Benny K Hariman. Sementara Andi Andis Muhris menjadi yang terbaik di mental dan kepribadian. Andi merupakan tenaga ahli anggota DPR, Irwan Feccho.

Taruna terbaik di jasmani jatuh ke Arief Hidayatullah, pendamping anggota DPR Bambang Purwanto. Taruna terbaik dari semua aspek diberikan kepada Fitry Rochmatia Noer yang ditugaskan oleh Guntur Sasono.

"Mereka (wisudawan) sudah tanda tangan kontrak dalam 10 tahun tidak akan pindah ke mana-mana. Kalau pindah (denda) Rp1 miliar. Kita harap kelak mereka jadi role model. Mudah-mudahan ini bukan pertama dan terakhir," kata AHY.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SBY: Insyaallah Partai Demokrat Akan Ada Selamanya

"Nilai, wawasan dan prinsip politik yang dijalankan Partai Demokrat. Partai harus punya warna, idealisme, nilai dan platform perjuangan," ucap SBY.

POLITIK | 11 Desember 2019

4 Partai Janji Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Perwakilan empat partai berkomitmen untuk tidak mencalonkan mantan narapidana korupsi dalam Pilkada 2020.

POLITIK | 11 Desember 2019

PDIP Akan Gelar Rakernas Terbesar Bahas Haluan Negara dan Pilkada

Peserta rakernas akan lebih banyak dibanding peserta kongres lalu.

POLITIK | 11 Desember 2019

Keputusan Angkat Bamsoet Wakil Ketua Umum Partai Golkar Dinilai Tepat

Keputusan Airlangga Hartarto mengangkat Bambang Soesatyo sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar dinilai tepat.

POLITIK | 11 Desember 2019

DPD Siap Bersinergi dengan DPR dan Pemerintah

Sinergisitas dan komunikasi itu akan terus dibangun agar program-program pemerintah pusat untuk daerah bisa berjalan dengan baik.

POLITIK | 11 Desember 2019

Maju di Pilkada Medan, Bobby Ingin Ikuti Semangat Membangun Jokowi

Bobby Afif Nasution memantapkan diri maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Medan.

POLITIK | 11 Desember 2019

Tiga Jurus Presiden Perkokoh Sektor Pertanian dan Perikanan

Sektor perikanan dan pertanian menempati posisi sangat strategis yang berperan sebagai penyedia bahan pangan bagi 260 juta jiwa penduduk Indonesia.

POLITIK | 10 Desember 2019

Orang Tua Mahasiswa Korban Demo Kendari Curhat ke Komisi III DPR

Ayah Randy, La Sali, menyatakan pihaknya berharap aparat yang menembak anaknya agar dipecat serta dihukum seberatnya.

POLITIK | 10 Desember 2019

Ikuti Jejak PDIP, Gerindra Pastikan Tak Calonkan Mantan Napi Korupsi di Pilkada

"Di tingkatan pengurus cabang itu sebenarnya yang paling tahu calon. Di seleksi pertama, mantan napi koruptor harus dipastikan tidak bisa mencalonkan."

POLITIK | 10 Desember 2019

Pimpinan DPR Setuju Jokowi Buat Aturan Hukuman Mati untuk Koruptor

Merupakan warning bagi eksekutif maupun legislatif untuk terus menata keuangan negara secara tertib dan baik.

POLITIK | 10 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS