Toyota Hadirkan Mirai dan I-Road di GIIAS 2015

Toyota Hadirkan Mirai dan I-Road di GIIAS 2015
Toyota Mirai. (Foto: Siliconeer/Amar D. Gupta / Amar D. Gupta)
Ridho Syukro Kamis, 20 Agustus 2015 | 15:11 WIB

Tangerang - PT. Toyota Astra Motor (TAM) berpatisipasi dalam pameran otomotif terbesar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 yang berlangsung pada tanggal 20-30 Agustus 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, City, Tangerang.

Managing Officer Toyota Motor Corp yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Fukui, mengatakan tampil di GIIAS 2015 merupakan suatu kehormatan bagi Toyota dan tahun ini merupakan penyelenggaraan GIIAS yang pertama dan Toyota ikut meramaikannya.

Pada GIIAS 2015, TAM menghadirkan 41 unit kendaraan penumpang, kendaraan niaga, Lexus, hingga special exhibit di booth seluas 4.756 meter persegi dengan konsep beyond mobility.

Ia mengatakan partisipasi TAM dalam GIIAS 2015 bertujuan untuk memperkenalkan produk terbaik ke pelanggan serta mendukung Indonesia sebagai salah satu pemain otomotif baik untuk pasar regional maupun global.

Ia mengatakan pertumbuhan bisnis Toyota di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat, banyak kemajuan yang telah dicapai selama 40 tahun terakhir mulai dari perubahan atau inovasi produk hingga layanan purna jual.

"Tahun ini, kami berpatisipasi dalam GIIAS 2015 tujuannya memperkenalkan produk terbaik kepada konsumen," ujarnya dalam konferensi pers Toyota di GIIAS, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, City, Tangerang,Kamis (20/8).

Ia mengatakan pada November 2012, Presiden Toyota Group Akio Toyoda mengumumkan komitmen investasi sebesar Rp 13 triliun.

Investasi ini bertujuan untuk memajukan indonesia dan menjadikan indonesia sebagai basis produksi dan basis ekspor.

Hingga saat ini, 90 persen mobil Toyota dijual di pasar domestik dimana 60-85 persen sudah menggunakan komponen lokal.

Kinerja ekspor juga meningkat, per semester 1 2015, ekspor Toyota sudah mencapai lebih dari 93.000 unit atau 86 persen dari total ekspor otomotif nasional.

"Selamat menikmati pameran GIIAS 2015 dengan kehadiran produk produk tercanggih abad ini dari Toyota," ujar dia.

Sementara itu, Vice President TAM Suparno Djasmin mengatakan Toyota tidak menargetkan angka penjualan di GIIAS 2015. Tujuan utama Toyota adalah memperkenalkan produk baru bukan jualan.

"Tidak ada target yang kami pasang di GIIAS 2015 kami ingin perkenalkan produk baru dan teknologi kepada konsumen," ujar dia.

Ia mengatakan dalam GIIAS 2015, Toyota menampilkan special exhibit yaitu Mirai. Mirai adalah kendaraan ramah lingkungan dengan zero emission yang telah dipasarkan di Eropa dan Amerika berbahan bakar hidrogen.

Selain Mirai, Toyota juga menampilkan electric technology dengan kehadiran i-Road, sebuah personal mobility masa depan yang dirancang di perkotaan dengan menggunakan teknologi electric vehicle.

"Kendaraan roda tiga ini mudah digunakan dan aman layaknya mobil," ujar dia.

Dia mengatakan Mirai dan i-Road belum dipasarkan di Indonesia, kedua kendaraan ini baru dipasarkan di Eropa dan Jepang.

Menurut dia, Mirai dan i-Road bisa saja dipasarkan di Indonesia asalkan pemerintah mendukung kesiapan infrastrukturnya.

Suparno menambahkan dalam GIIAS 2015, Toyota juga menampilkan Alphard Hybrid sebuah MPV premium.

TAM juga membawa teknologi yang sudah diaplikasikan di Indonesia yaitu All New Hilux, All New Hilux hadir dengan konsep full model change, Ketangguhan, hadir dengan payload capacity, dilengkapi dengan fitur keamanan seperti ABS, EBD, dan VSC serta terdapat line up baru extra cabin.

Dia mengatakan produk fenomenal Toyota Avanza juga meramaikan GIIAS 2015, kini hadir dengan Toyota Grand New Avanza dan Grand New Veloz dimana designya lebih agresif dan canggih, kedua mobil ini dilengkapi teknologi mesin dual VVT-i yang hemat bahan bakar.

"Toyota akan menghadirkan produk unggulannya di GIIAS 2015," ujar dia. Ia menambahkan hal menarik adalah untuk pertama kalinya, Toyota menampilkan booth khusus kendaraan premium melalui lexus booth seluas 1.302 meter persegi.

Sumber: Suara Pembaruan