Induk Mobil123 Cetak Pertumbuhan Pendapatan 27%

Induk Mobil123 Cetak Pertumbuhan Pendapatan 27%
CEO iCar Asia Limited Hamish Stone ( Foto: istimewa )
Harso Kurniawan / HK Senin, 11 Maret 2019 | 21:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - iCar Asia Limited, jaringan portal otomotif nomor satu Asean sekaligus induk usaha marketplace Mobil123, membukukan pertumbuhan pendapatan 27% menjadi US$ 11,6 juta tahun lalu. Hal ini ditopang pertumbuhan kuat di tiga negara, yakni Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

CEO iCar Asia Hamish Stone menuturkan, Malaysia adalah bisnis pertama yang mendapatkan laba usaha sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) dan arus kas positif semester II tahun lalu. Hal ini diikuti oleh Thailand, yang mendapatkan EBITDA dan arus kas positif pada Desember 2018.

"Dengan pencapaian tonggak sejarah ini di dua negara ditambah peningkatan kinerja keuangan di Indonesia, iCar Asia tetap berada di jalur untuk meraih titik impas EBITDA pada akhir 2019," ujar Hamish, Senin (11/3/2019).

Per 31 Desember 2018, dia menerangkan, perseroan memiliki kas sebesar US$ 9,5 juta. Grup ini juga memiliki akses bersyarat ke dana tambahan hingga US$ 16,5 juta yang terdiri atas fasilitas utang US$ 5 juta dan hasil opsi saham sebesar US$ 11,5 juta.

Dia menambahkan, jumlah audiens tumbuh 34% menjadi hampir 12 juta pengunjung unik per bulan pada 2018. Sementara itu, jumlah leads yang dihasilkan meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Di Indonesia, dia menerangkan, bisnis perseroan bertransformasi pada 2018 lantaran strategi monetisasi. Ini terlihat pada pertumbuhan yang kuat jumlah dealer yang berbayar untuk mendapatkan produk iklan berlangganan pada September 2018.

Hal ini, kata dia, mendorong pendapatan hingga 58% menjadi US$ 1,15 juta pada 2018. Rata-rata pengunjung bulanan dan jumlah leads tumbuh kuat, masing-masing 32% dan 16% pada 2018.

“2018 telah menjadi tahun yang menarik bagi iCar Asia dan kami telah meletakkan fondasi yang kuat untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut pada 2019," ujar Hamish. 

 



Sumber: Investor Daily