Honda Indonesia Belum Berniat Ekspor ke Australia

Honda Indonesia Belum Berniat Ekspor ke Australia
HPM mulai mengekspor All New Brio ke Filipina. ( Foto: istimewa )
Leonard AL Cahyoputra / HK Sabtu, 27 April 2019 | 18:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Setelah rampungnya perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia berpeluang mengekspor mobil utuh ke negera itu. Hingga ini, kalangan pabrikan otomotif nasional masih mencermati mengenai hal tersebut.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy belum mempelajari kemungkinan untuk melakukan ekspor mobil ke negara kangguru tersebut. “Kami sedang fokus mengekspor LCGC. Tetapi, Australia sampai saat ini belum, sebab mobil kecil di sana belum ada sekarang,” kata dia di Jakarta, baru-baru ini.

Jonfis menjelaskan, saat ini ekspor Honda ke Australia baru dilakukan dari Thailand dan belum ada rencana penambahan jumlah negara untuk jangka pendek. Apalagi, Australia memiliki banyak sekali peraturan, seperti NCAP dan lain sebagainya.

“Bukan berarti kami menarik diri, tetapi memang Thailand yang diberikan kepercayaan untuk ekspor ke Australia," ucap dia.

Jonfis mengaku pihaknya saat ini lebih fokus mengekspor mobil ke Filipina dan Vietnam. Belum lama ini, HPM melakukan ekspor perdana All New Brio ke negara itu senilai Rp 1 triliun.

“Belum lama ini, kami mengekspor 740 unit, terdiri atas Filipina 330 unit dan Vietnam 390 unit. Bulan depan juga mudah-mudahanan sekitar 3 digit bisa dicapai di pasar ekspor,” kata dia.



Sumber: Investor Daily