Michelin Kembangkan Uptis, Selamat Tinggal Ban Pecah dan Bocor

Michelin Kembangkan Uptis, Selamat Tinggal Ban Pecah dan Bocor
Michelin kembangkan ban teknologi masa depan tanpa angin bernama Uptis. Uptis diklaim jauh lebih unggul segala hal dibanding ban radial biasa. ( Foto: Autoexpress.co.uk / Autoexpress.co.uk )
Bonifacius Jaka / BON Selasa, 11 Juni 2019 | 14:14 WIB

London, Beritasatu.com: Produsen ban yang bermarkas di Auvergne, Prancis, Michelin sedang mengembangkan ban mobil berteknologi baru tanpa angin atau udara, sehingga anti bocor. Nama ban tersebut Unique Puncture-proof Tire System (Uptis). Pengembangan ban tersebut dilakukan Michelin dengan menggandeng General Motors (GM). Seperti dilansir Autoexpress, teknologi ban terbaru itu akan diluncurkan 2024. Pihak Michelin yang menyediakan ban Uptis, sedangkan General Motors (GM) menyediakan mobil yakni Chevrolet Bolt.

Para insiyur Michelin mengklaim Uptis adalah produk berteknologi masa depan dan lebih banyak keunggulan dibanding ban radial tubeless biasa. Sedikit informasi, Uptis pernah dikenalkan di gelaran Movin’On Summit 2017 lalu. Michelin bercita-cita agar seluruh kendaraan penumpang tidak lagi memakai ban konvensional dan menggantinya dengan Uptis.

Selain mengklaim Uptis banyak keunggulan, Michelin juga menjelaskan produksi Uptis menggunakan bahan dan energi yang lebih sedikit, sehingga diyakini lebih ramah lingkungan. Kemungkinan ban meledak atau pecah saat mobil melaju kencang juga dapat dihindari karena tidak ada udara yang mengembang di dalam ban akibat peningkatan suhu saat melaju pada kecepatan tinggi. Selain itu, pengendalian ban Uptis tidak jauh berbeda dengan ban konvensional lainnya. Sehingga, para pengendara tidak perlu khawatir saat menggunakan ban dengan bobot sekitar 22,5 kilogram itu.

Sederet keunggulan dan waktu rilis sudah diumumkan, namun sayangnya Michelin masih belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai harga Uptis. Menurut prediksi, ban dengan tampilan keren ini bakal lebih mahal harganya dibanding ban tubeless radial pada umumnya.



Sumber: Autoexpress.co.uk