Uji Jalan B30 Sekaligus Jadi Media Sosialisasi

Uji Jalan B30 Sekaligus Jadi Media Sosialisasi
Peneliti LEMIGAS menunjukkan hasil uji emisi kendaraan minibus yang menggunakan bahan bakar biodiesel. ( Foto: IDphoto / Emral Firdiansyah )
Rangga Prakoso / MPA Kamis, 15 Agustus 2019 | 17:23 WIB


Tegal, Beritasatu.com - Uji jalan kendaraan B30 bukan hanya mengetahui performa biodiesel tapi juga sekaligus menjadi media sosialisasi. Hal ini lantaran rute uji jalan yang ditempuh kendaraan selalu sama. Warna putih kendaraan disertai dengan tulisan Road Test B30 menarik perhatian masyarakat.

Beritasatu.com berkesempatan mengikuti langsung uji jalan kendaraan B30 tersebut dengan menumpang Mitsubishi Pajero. Dari Lembang sekitar pukul 03.00 WIB, mobil melaju Cileunyi melalui jalan tol. Kemudian mengarah ke Nagrek-Panjalu-Majalengka-Kuningan-Ciledug. Dari Ciledug iringan kendaraan memasuki tol Trans Jawa menuju Tegal. Setelah itu menuju Slawi-Guci. Sekitar pukul 13.00 WIB delapan unit sampai di kawasan wisata Guci.

Rudi, pengemudi uji kendaraan Mitsubishi Pajero, mengatakan masyarakat kerap bertanya mengenai B30. Pertanyaan itu terlontar ketika kendaraan tersebut berada di tempat istirahat (rest area). Setiap dua jam perjalanan memang ada jeda waktu istirahat. Ini demi keselamatan dan kenyamanan pengemudi semasa waktu uji jalan.

"Tanyanya macam-macam. Dari apa itu B30 sampai ke performa mesin. Terkadang saya minta mereka buka youtube daripada salah menjelaskan," kata Rudi.

Bahkan aparat Kepolisian pun sempat memberhentikan rangkaian kendaraan B30 tersebut. Kala itu sedang ada razia pemeriksaan surat kendaraan di daerah Kuningan. Tentu saja kendaraan B30 dibekali dengan surat-surat lengkap. "Diakhir pemeriksaan mereka nanya apa itu B30," ujarnya.

B30 merupakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar yang dicampur dengan bahan bakar nabati sebanyak 30% atau disebut Biodiesel 30%. Jenis bahan bakar ini merupakan program lanjutan dari sebelumnya yakni Biodiesel 20% (B20).



Sumber: Investor Daily