Produksi Mobil Listrik, Wuling Motors Masih Tunggu Kejelasan Insentif Fiskal

Produksi Mobil Listrik, Wuling Motors Masih Tunggu Kejelasan Insentif Fiskal
Wuling E100 akan dipamerkan di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 yang digelar pada 4-5 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta. ( Foto: Beritasatu.com/Herman )
Herman / CAH Selasa, 3 September 2019 | 19:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) menyambut positif dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 Tentang percepatan program kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Perpes tersebut salah satunya mengamanatkan tentang pemberian insentif fiskal untuk kendaraan bermotor listrik.

Industry Policy Wuling Motors, Abdur Rahim menyampaikan, Wuling Motors saat ini sudah siap untuk memasuki era elektrifikasi kendaraan listrik di Indonesia. Di negara asal Wuling yakni Tiongkok, sudah ada dua kendaraan listrik yang cukup diminati, yakni E100 dan E200. Namun kepastian memproduksi dua kendaraan listrik tersebut di Indonesia saat ini masih menunggu regulasi turunan dari Perpres 55/2019.

“Tentu kita sudah siap memasuki era elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Selain infrastrukturnya, harapan kami agar peraturan turunan dari Perpres tersebut bisa segera dikeluarkan oleh Kementerian. Dengan begitu, aturan insentif fiskal dan non fiskal yang akan diberikan menjadi lebih jelas. Karena kan di Perpres ini ada aturan terkait TKDN, yang berarti harus investasi di Indonesia. Tentu harus dihitung antara investasi dan insentif yang diberikan,” kata Abdur Rahim, di acara perkenalan kendaraan listrik Wuling, di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Untuk kendaraan listrik yang nantinya akan diproduksi di Indonesia, Abdur Rahim mengatakan saat ini pihak Wuling Motors masih terus melakukan study. Bisa saja model E100 atau E200 yang sudah diperkenalkan, atau model lain yang memang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Terkait E100 dan E200, electric vehicle dari Wuling ini memiliki bentuk yang compact dengan kapasitas penumpang hanya dua orang. E200 didukung motor Iistrik dengan baterai lithium yang menghasilkan daya maksimal sebesar 29 kW dengan torsi sebesar 110 Nm. Saat kondisi baterai penuh, Wuling E200 sanggup menempuh jarak jelajah hingga 250 km. Mobil ini juga memiliki tiga mode berkendara yaitu Eco, Normal, dan Sport.

Untuk E100, mobil listrik ini juga diperkuat dengan motor Iistrik yang memproduksi tenaga maksimal 29 kW dan torsi 110 NM. Dengan kondisi baterai penuh, lithium pada Wuling E100 dapat menempuh jarak sampai dengan 250 km dan sanggup dipacu hingga 100 km/jam.

Sebagai informasi tambahan, kedua Iini produk mobil Iistrik ini didukung fitur keselamatan yang lengkap mulai dari Electronic Stability Control (ESC), Rear Parking Sensor, Parking Camera, ISOFIX, SRS Airbag, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), hingga sistem deselerasi ABS dan EBD. Kedua kendaraan listrik ini akan dipamerkan di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 yang digelar pada 4-5 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com