Pendapatan Bisnis Mobil Bekas dan Baru iCar Asia Naik 27%

Pendapatan Bisnis Mobil Bekas dan Baru iCar Asia Naik 27%
CEO iCar Asia Hamish Stone ( Foto: Istimewa )
Harso Kurniawan / HK Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - iCar Asia, induk usaha Mobil123.com dan Otospirit.com, membukukan pendapatan AUS$ 3,9 juta kuartal III tahun ini, naik 29% dari periode sama tahun lalu. Pertumbuhan pendapatan bisnis inti, yakni mobil bekas dan baru, naik 27%.

"Untuk bisnis mobil baru, kampanye dan perencanaan segmen ini berhasil dilaksanakan sepanjang kuartal III," ujar CEO iCar Asia Hamish Stone dalam keterangan resmi, Jumat (18/10/2019).

Dia menambahkan, pengeluaran kas bersih turun 45% menjadi AUS$ 1,5 juta. Unit bisnis di Indonesia juga mengurangi pengurangan kas dan menjaga biaya. "Kami memperkirakan tren ini berlanjut sampai akhir 2019, karena perusahaan berkembang menuju titik EBITDA pada akhir 2019. Hingga kuartal III, kas dan setara kas mencapai AUS$ 11,1 juta," papar dia.

Sementara itu, penerimaan kas dari operasional kuartal III tahun ini naik 13% menjadi AUS$ 3,6 juta. Pertumbuhan ini didorong oleh unit bisnis mobil bekas dan mobil baru Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Hamish menambahkan, bisnis di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan dua kali lipat pendapatan Indonesia iCar Asia, meningkatkan kontribusi Indonesia secara keseluruhan terhadap pendapatan grup dari sekitar 12% menjadi 22%, seiring akuisisi Carmudi Indonesia.

Menurut dia, unit bisnis di Indonesia berhasil memangkas EBITDA negatif hinggga separuh, berkat strategi monetisasi mobil bekas dan mobil baru. Pengunjung dan leads (calon pembeli mobil) sedikit meningkat masing-masing 2% dan 5% kuartal III tahun ini.

"Hingga kuartal III-2019, bisnis berjalan baik. Kami berharap bisa mencapai kemajuan bulanan sesuai harapan, sehingga bisa mencapai titik impas pada akhir tahun," papar dia. 



Sumber: Investor Daily