Pasar Mobil Turun 10,81%, Pangsa Pasar Toyota Justru Naik Jadi 32%

Pasar Mobil Turun 10,81%, Pangsa Pasar Toyota Justru Naik Jadi 32%
PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan Avanza dan Veloz terbaru, di Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Herman )
Herman / WBP Minggu, 19 Januari 2020 | 12:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diolah oleh Astra, total penjualan mobil baru sepanjang 2019 mencapai 1.026.921 unit, turun 10,81 persen dari penjualan 2018 yang mencapai 1.151.413 unit.

Dari data penjualan tersebur, Toyota masih menjadi penguasa pasar dengan total penjualan 333.222 unit. Penjualan Toyota di 2019 ini juga menurun 5,73 persen dibandingkan 2018 yang mencapai 353.471 unit. Posisi kedua diisi Daihatsu yang mencatatkan penjualan 177.284 unit, turun 12,5 persen dibandingkan 2018 yang sebanyak 202.738 unit.

Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmy Suwandi mengatakan meski secara unit penjualan Toyota mengalami penurunan, namun pangsa pasar Toyota di 2019 justru mengalami peningkatan lantaran penurunannya tidak sedalam penurunan total pasar. “Di 2019, market total ada penurunan sekitar 10 persen. Toyota walaupun turun, tetapi penurunanya itu lebih rendah dari penurunan pasar, sehingga market share kita masih meningkat dari sekitar 31 persen ke 32 persen,” kata Anton Jimmy kepada Beritasatu.com, Minggu (19/1/2020).

Selain Avanza yang masih menjadi penopang utama penjualan Toyota, model lainnya yang memberi kontribusi besar pada penjualan Toyota di 2019 adalah Toyota Rush. Sejak dilakukan pembaruan pada model SUV tersebut di tahun 2018, penjualan bulanan Toyota Rush rata-rata mencapai hampir 5.000 unit. Padahal generasi sebelumnya hanya laku terjual sekitar 2.000 unit per bulan.

Sementara tahun 2019 juga menjadi catatat tersendiri bagi Daihatsu, di mana selama 11 tahun berturut-turut dalam penjualan ritel otomotif nasional Daihatsu berhasil menduduki peringkat ke-2 di tengah persaingan yang sangat ketat dengan brand lainnya.

“Kami bersyukur dapat mempertahankan posisi nomor 2 selama 11 tahun berturut-turut pada penjualan ritel otomotif nasional. Pencapaian ini tidak lepas dari hasil inovasi yang dilakukan terus menerus dari seluruh team demi meningkatkan safety, quality, dan efficiency,” ujar Marketing Director PT. Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra.

Untuk posisi ketiga penjualan mobil di 2019 ditempati Mitubishi sebanyak 161.765 unit, turun dari 194.331 unit di 2018. Honda diposisi keempat berhasil menjual 137.339 unit, turun dari capaian di 2018 yang sebanyak 162.170. Sedangkan Suzuki membuntuti di posisi kelima dengan penjualan 100.383 unit, juga turun dari pencapaian di 2018 yang sebanyak 118.014 unit.

Sepanjang 2019, dominasi kendaraan di bawah PT Astra International Tbk juga masih cukup kuat. Astra berhasil menguasai lebih dari separuh atau 52 persen market share dengan total penjualan sebanyak 536.402 unit. Untuk pasar kendaraan roda empat, Astra memiliki empat merek, yaitu Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks dan Peugeot. Untuk Isuzu penjualannya 25.270 unit, UD Trucks 497 unit, dan Peugeot 129 unit.



Sumber: BeritaSatu.com