Daihatsu: Kami Tidak Mungkin Kejar Toyota

Daihatsu: Kami Tidak Mungkin Kejar Toyota
Marketing & Customer Relation Division Head Astra Daihatsu Hendrayadi Lastiyoso (kiri) bersama Kepala Wilayah DKI 1 Astra Daihatsu David Gunawan, memperkenalkan tampilan baru Daihatsu Ayla dan Sirion di Gedung Daihatsu Astra Biz Center BSD City, Tangerang, Sabtu (21/3/2020). (Foto: Ist)
Heru Andriyanto / HA Jumat, 19 Juni 2020 | 15:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Daihatsu tidak punya ambisi sama sekali untuk mengejar Toyota sebagai penjual mobil terbesar di Indonesia, tetapi tetap mematok target untuk berada di posisi dua.

Hal tersebut disampaikan Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

“Daihatsu tidak mungkin nomor satu karena gap-nya jauh banget. Toyota sudah 30 persen lebih, tidak mungkin akan terkejar, jadi kita realistis saja,” kata Amel, sapaan akrabnya, saat menjawab pertanyaan wartawan.

Secara global, Toyota dan Daihatsu berada dalam satu grup. Demikian juga di Indonesia, dua pabrikan Jepang tersebut bernaung di bawah grup Astra.

“Secara brand value, masing-masing punya customer sendiri. Dengan kolaborasi kita akan maksimal, kita harus jadi satu tim. Daihatsu dan Toyota bukan musuh, kami adalah keluarga,” tambah Amel.

Dalam kesempatan yang sama, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, mengatakan Toyota bisa menjaga posisi sebagai produsen dan penjual mobil terbesar di Indonesia karena sejak awal sudah menawarkan pilihan produk yang lebih beragam kepada konsumen dibandingkan produsen-produsen lain.

“Mereka punya lineup hingga di atas 20an,” kata Hendrayadi.

Hendrayadi mengatakan target penjualan Daihatsu tahun ini adalah mencapai 17% pangsa pasar nasional, tanpa menyebutkan jumlahnya.

"Kami tidak bisa menyebutkan jumlah apalagi dalam kondisi pandemi sekarang, tetapi tahun ini kita kembali menargetkan 17% [pangsa pasar nasional] karena dengan angka itu kita bisa berada di urutan kedua," jelasnya.

Tahun lalu, PT Toyota Astra Motor menguasai 32% pangsa pasar mobil nasional yang mencapai total 1,03 juta unit, naik dari 30,6 persen pada 2018.

Sejak 2018, Daihatsu menggeser Honda di posisi kedua, dan tahun lalu merebut pangsa pasar 17,2%.



Sumber: BeritaSatu.com