Penjualan Suku Cadang Suzuki Kembali Menggeliat

Penjualan Suku Cadang Suzuki Kembali Menggeliat
Suku cadang Suzuki. (Foto: Dok)
Herman / WBP Kamis, 9 Juli 2020 | 12:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Memasuki masa transisi tatanan kehidupan normal baru atau new normal, aktivitas ekonomi berangsur pulih, sehingga penggunaan kendaraan kembali meningkat. Hal ini juga berdampak pada naiknya permintaan akan suku cadang kendaran.

Tren positif ini tergambar dari data PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang menunjukkan peningkatan penjualan suku cadang dan aksesori resmi Suzuki baik SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), maupun SGA (Suzuki Genuine Accessories) baik untuk mobil, sepeda motor, maupun Outboard Motor (OBM).

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekspor Suzuki Naik 22%

Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Christiana Yuwantie mengatakan penjualan suku cadang Suzuki mulai meningkat sejak Juni 2020 lalu, setelah sempat turun selama tiga bulan berturut-turut pada periode Maret – Mei 2020.

“Memasuki masa transisi dan recovery pandemi Covid-19 ini, permintaan konsumen untuk suku cadang memang sudah mulai meningkat dan hampir kembali normal. Dibuktikan dengan total angka penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen di Juni 2020 mencapai angka 92 persen dibandingkan periode bulan yang sama tahun 2019,” kata Christian Yuwantie dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2020).

Meski sempat mengalami penurunan penjualan selama April-Mei 2020 sekitar 32 persen akibat pandemi, Christian mengatakan nilai penjualan suku cadang Juni 2020 sudah mulai mendekati angka penjualan tahun lalu sebesar 91,6 persen. Kontribusi kenaikan nilai penjualan terbesar didapatkan dari penjualan suku cadang sepeda motor sebesar 101,5 persen dan penjualan oli sebesar 126,5 persen.

Masa transisi juga membuat total angka penjualan suku cadang OBM di bulan Juni mencapai angka 64,3 persen setelah sebelumnya menyentuh 13,6 persen di bulan Mei 2020. Christiana menambahkan, meskipun penjualan suku cadang OBM di bulan Juni lalu berangsur naik, namun belum terlalu signifikan dikarenakan masih sedikitnya turis yang datang untuk wisata ke pulau atau pantai.

Dia mengatakan Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori, di mana Juni lalu berhasil meraih peningkatan revenue sebesar 135,5 persen untuk sepeda motor dan 102,1 persen untuk segmen mobil dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. "Kemudian Jawa Tengah untuk segmen mobil dan sepeda motor, Jawa Timur untuk sepeda motor, dan Sumatera untuk mobil,” ungkap Christiana.



Sumber: BeritaSatu.com