Penjualan BMW Astra Ikut Terpengaruh Covid-19

Penjualan BMW Astra Ikut Terpengaruh Covid-19
Sejumlah kendaraan sedan dan SUV premium BMW Astra ditampilkan di showroom Sunter Jakarta Utara. (Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta)
Carlos Roy Fajarta / FER Sabtu, 18 Juli 2020 | 18:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak pada hampir semua sektor kehidupan, termasuk salah satunya industri otomotif. BMW Astra salah satu pabrikan yang dikenal mengeluarkan sedan dan SUV premium juga ikut terdampak.

Baca Juga: Ada Kompetisi Modifikasi Gerobak Listrik di IMX 2020

"Jelas memang di dunia otomotif mengalami penurunan. Sesuai data Gaikindo ada kontraksi 42 persen, hal tersebut juga terjadi dengan BMW Astra," ujar CEO BMW Astra, Fredy Handjaja, Jumat (17/7/2020) saat media conference adaptasi kebiasaan baru di kantor BMW Astra Sunter, Jakarta Utara.

Meski tidak menyebutkan secara rinci penurunan angka penjualan mobil BMW, namun pihaknya berupaya memberikan sejumlah promo untuk menarik pangsa pasar otomotif premium yang tengah lesu.

Baca Juga: Daihatsu: Kami Tidak Mungkin Kejar Toyota

"Kita mengadakan promo angsuran, voucher bensin Rp 20 juta, penambahan extended warranty dari 3 tahun menjadi 5 tahun," kata Dedy Sunarya salah satu Sales Manager BMW Astra.

Lebih lanjut, Fredy mengungkapkan, pihaknya merogoh kocek Rp 3 Miliar untuk standarisasi kebiasaan baru protokol Covid-19 di showroom maupun layanan after sales BMW Astra demi keamanan pekerja maupun konsumen.

Baca Juga: Astra Klaim Risiko Gagal Bayar Utangnya Rendah

"Seperti penyediaan hand sanitizer food grade di area showroom, sterilisasi kendaraan yang sudah di servis di bengkel BMW Astra. Untuk di showroom Astra Sunter ini kami memberikan tema nuansa kayu dan batik, ornamen khas Indonesia," tandas Fredy Handjaja.



Sumber: BeritaSatu.com