9 Polisi di Polda Kalbar Dipecat Tidak Hormat
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

9 Polisi di Polda Kalbar Dipecat Tidak Hormat

Selasa, 5 Agustus 2014 | 19:48 WIB
Oleh : Sahat Oloan Saragih / ED

Pontianak - Sembilan anggota Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) dipecat tidak hormat. Langkah pemecatan dilakukan menyusul kesalahan fatal yang dilakukan kesembilan polisi tersebut, yaitu meninggalkan tempat tugas atau bolos lebih dari 30 hari kerja secara berturut turut tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas.

Sembilan anggota yang dipecat dengan tidak hormat itu adalah Bribtu M Syahbandi, Brigadir Hendri Irawan, Briptu Paskalis Winardi, Briptu Syafriadi, Briptu Samsul Arifin, Briptu Iman Prananda, Briptu Bagus Reinaldi, Brigadir Irwan Wesli Panjaitan, dan Brigadir Yuliansyah.

Konfirmasi pemecatan kesembilan anggota kepolisian tersebut diungkapkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Kalbar, Komisaris Besar (Kombes) Pol Dwi Setiyadi, M Hum yang didampingi Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson M kepada wartawan di Pontianak, Selasa (5/8).

Dalam penjelasannya, Dwi mengatakan, sepanjang tahun 2014 terdapat 10 kasus (polisi) yang dibawa ke dalam sidang kode etik. Dari 10 kasus tersebut, 9 polisi diajukan atau diputuskan untuk dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat dari anggota kepolisian. Sementara, satu anggota diajukan untuk tidak dipecat, namun masuk dalam pengawasan.

Dari 10 kasus yang masuk dalam sidang kode etik, umumnya disebabkan masalah desersi yaitu meninggalkan tempat tugas lebih dari 30 hari kerja tanpa alasan yang jelas. Namun, ada juga yang disebabkan soal lain, semisal terlibat narkoba, pembunuhan dan perselingkuhan.

Dwi melanjutkan, keputusan pemecatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya pembelajaran terhadap anggota lainnya di lingkungan Polda Kalbar. Dalam artian, langkah pemecatan diharapkan dapat memberikan efek jera.

Rencananya, Polda Kalbar bakal melakukan upacara pemecatan kesembilan anggota tersebut dengan tanda mencopot seragam mereka dengan pakaian biasa atau sipil. Namun, sampai saat ini, keberadaan mereka tidak diketahui dengan jelas. Sehingga, kesembilan anggota tak dapat dihadirkan di Mapolda Kalbar.

Polda Kalbar mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat terdekat bila menemukan tanda-tanda keberadaan kesembilan anggota tersebut.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

LPSK Dorong Masyarakat Bantu Berantas Gerakan ISIS

LPSK menyadari ada potensi ancaman dan tindak kekerasan yang menghantui saksi yang mau melaporkan pergerakan ISIS di Indonesia.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Barnabas Suebu Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Selain Barnabas, KPK juga menjerat Jannes Johan Karubaba dan Lamusu Didi.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Kantor Transisi Jokowi-JK Penting Demi Penyelesaian Masalah

Ada beberapa PR dari masa Presiden SBY.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

KPK Kembali Minta Sutan Bhatoegana Dicegah ke Luar Negeri

Pencegahan yang kedua kali terhadap Sutan ini juga untuk masa enam bulan ke depan.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Diduga Rugikan Negara Rp 36 M, Mantan Gubernur Papua Jadi Tersangka

Kerugian negara akibat penggelembungan harga dalam pengadaan proyek DED PLTA Sungai Mamberamo.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Rumah Koalisi Indonesia Hebat Imbau Relawan Agar Tak Datangi MK

"Silakan saja (kubu Prabowo-Hatta) membawa 10 ribu (relawan), tapi kami meminta relawan (Jokowi-JK) untuk tidak memperkeruh suasana."

NASIONAL | 5 Agustus 2014

KPK Tetapkan Eks Gubernur Papua Sebagai Tersangka Korupsi

KPK menetapkan Gubernur Papua Barnabas Suebu sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Detailing Engineering Desain PLTA tahun anggaran 2009 dan 2010.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Tim Hukum Jokowi-JK Optimistis Tangkis Gugatan Tim Hukum Prabowo

Tim hukum Jokowi-JK berjumlah 150, 20 di antaranya berasal dari Badan Advokasi Hukum (Bahu) DPP Partai Nasdem.

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Kubu Prabowo-Hatta Optimistis Gugatan Dikabulkan MK

Sidang perdana gugatan tersebut akan dilakukan majelis hakim MK, Rabu (6/8).

NASIONAL | 5 Agustus 2014

Pengacara Prabowo-Hatta: Tidak Benar Ada Bukti Pakai Kontainer

"Saya tidak tahu kalau sampai sejumlah itu. Mungkin karena kami lebih banyak di kantor, jadi tidak mengetahui itu," tutur Maqdir.

NASIONAL | 5 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS