Anggaran Promosi Kementerian Pariwisata Capai Rp 1 Triliun
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-4.84)   |   COMPOSITE 4945.79 (-28.6)   |   DBX 931.257 (2.52)   |   I-GRADE 131.318 (-1.46)   |   IDX30 415.488 (-4.95)   |   IDX80 108.562 (-0.98)   |   IDXBUMN20 273.68 (-1.85)   |   IDXG30 115.596 (-0.81)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-4.83)   |   IDXQ30 121.636 (-1.41)   |   IDXSMC-COM 210.245 (-0.03)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (-1)   |   IDXV30 102.795 (-1.15)   |   INFOBANK15 787.375 (-13.69)   |   Investor33 363.773 (-4.36)   |   ISSI 144.695 (-0.19)   |   JII 523.846 (-1.62)   |   JII70 177.783 (-0.24)   |   KOMPAS100 971.12 (-8.59)   |   LQ45 760.321 (-7.8)   |   MBX 1369.12 (-9.63)   |   MNC36 271.592 (-2.85)   |   PEFINDO25 259.811 (1.61)   |   SMInfra18 233.526 (-1.61)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-3.88)   |  

Anggaran Promosi Kementerian Pariwisata Capai Rp 1 Triliun

Rabu, 4 Februari 2015 | 18:56 WIB
Oleh : Eva Fitriani / ED

Jakarta - Kementerian Pariwisata menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk kegiatan promosi pariwisata pada 2015. Alokasi ini naik 3 kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 300 miliar.

"Anggaran promosi Malaysia sekitar Rp 3,6 triliun, sementara kita hanya Rp 300 miliar. Saya bilang ke presiden, kalau kita ingin fokus mengembangkan pariwisata, kita harus komitmen penuh, termasuk di bidang promosi," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam konferensi persnya di Jakarta, Rabu (4/2).

Arief memaparkan, promosi pariwisata akan difokuskan pada tiga (3), yakni branding, advertising, dan selling. Promosi branding pariwisata melalui 'Wonderful Indonesia' memperoleh alokasi terbesar, hingga 50 persen. Sementara, advertising mendapat kuota 30 persen, dan selling sebesar 20 persen.

Promosi pariwisata, lanjut Arief, akan dibagi ke dalam tiga (3) pasar, yakni Asean, Asia Pasifik (non-Asean), serta Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA). "Promosi untuk pasar Asean akan mengambil porsi dominan, hingga 50 persen dari total anggaran promosi tahun ini. Sementara, untuk Asia Pasifik 30%, dan EMEA 20%," ujarnya.

Arief menjelaskan, dalam menentukan alokasi, pihaknya mempertimbangkan target pasar yang dituju. Saat ini, Singapura dan Malaysia merupakan negara dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) terbanyak ke Indonesia.

Sepanjang 2014, kunjungan wisman asal Singapura mencapai 1,52 juta orang atau 16,94 persen dari total kunjungan wisman ke Indonesia. Di posisi kedua, wisman asal Malaysia dengan jumlah kunjungan 1,27 juta orang, atau 14,23 persen dari total kunjungan.

"Kedua negara ini bersama Australia, Tiongkok, dan Jepang, berkontribusi hampir 60 persen dari total kunjungan wisman sepanjang tahun lalu," kata Arief.

Lebih jauh, Menpar menjabarkan, Australia menempati posisi ketiga terbesar setelah Singapura dan Malaysia dengan jumlah kunjungan 1,09 juta wisman (12,25 persen). Di posisi keempat, Tiongkok dengan 959.230 kunjungan wisman (10,70 persen), dan Jepang 486.680 wisman (5,43 persen).

Secara keseluruhan, kata Arief, total kunjungan wisman ke Indonesia pada 2014 mencapai 9,43 juta orang, naik 7,2 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 8,80 juta orang. "Peningkatan kunjungan ini karena ditunjang adanya sejumlah event besar, serta meningkatnya aksesibilitas dan konektivitas penerbangan ke destinasi pariwisata di Indonesia," terangnya.

Arief berharap, kunjungan wisman tahun 2015 dapat meningkat hingga mencapai 10 juta orang. Untuk mencapai target tersebut, Kemenpar masih akan mengandalkan 5 pasar utama, yakni Singapura, Malaysia, Australia, Tiongkok, dan Jepang.

Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Kronologi Keberadaan Zainal Bersama Abraham Samad dan Sisca

Kejadian tersebut terjadi di Hotel Clarion, Makasar, Februari 2007.

NASIONAL | 4 Februari 2015

Ini Alasan Belum Diterbitkannya Perppu KPK

Presiden harus menunggu surat formal sebelum mengeluarkan perppu.

NASIONAL | 4 Februari 2015

Jenazah Teknisi AirAsia Berhasil Diidentifikasi

Jasad Syaiful ditemukan di perairan Majene, Sulawesi Barat.

NASIONAL | 4 Februari 2015

Hasto: Samad yang Minta Ketemu

"Awalnya kami tak percaya (Samad minta ketemu). Beberapa kali kami dipaksa, akhirnya kami coba temui."

NASIONAL | 4 Februari 2015

Kasus Abraham Samad, Bareskrim Telah Periksa Tjahjo

"Pak Tjahjo sudah diperiksa beberapa waktu lalu."

NASIONAL | 4 Februari 2015

Yorrys: Putusan Pengadilan Tidak Menangkan ARB

"Keputusan yang diambil PN Pusat, mengembalikan persoalan ini kepada Makhkamah Partai. Dalam amar keputusan, MP yang dipimpin Muladi."

NASIONAL | 4 Februari 2015

Komnas: Penangkapan BW Melanggar HAM

Pelanggaran tersebut berupa penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) yang terjadi secara terstruktur.

NASIONAL | 4 Februari 2015

Puan Bantah Jokowi - Megawati Pecah Kongsi

PDIP menunggu keputusan presiden perihal jadi tidaknya Budi dilantik.

NASIONAL | 4 Februari 2015

Dianggap Penghinaan, JK Minta Iklan Robovac Ditarik

"Itu kan iklan, berarti (tujuannya) ingin menarik perhatian. Tetapi tidak etis. Harus minta maaf."

NASIONAL | 4 Februari 2015

Ini Penyebab Keterpurukan Pemerintahan Jokowi-JK

Rizal Ramli menyebut ada tiga faktor penyebab keterpurukan Pemerintah Jokowi-JK di masa tiga bulan pertama.

NASIONAL | 4 Februari 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS