Tema Dinosaurus Banyak Disukai Anak-anak

Tema Dinosaurus Banyak Disukai Anak-anak
Brand Pakaian lokal, Kim & Kin menghadirkan tema dinosaurus yang banyak disukai kalangan anak-anak. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Jumat, 4 Januari 2019 | 18:55 WIB

Jakarta - Dinosaurus banyak disukai di kalangan anak-anak. Tak heran apabila banyak brand yang menyasar pasar anak-anak menghadirkan tema dinosaurus. Salah satunya, brand pakaian anak lokal, Kim & Kin.

Founder of Kim & Kin, Raisha Wirapersada, mengatakan koleksi yang memiliki tema dinosaurus diberi judul ini #kimandkin1stRAWRRR yang terinspirasi dari bagaimana ketika jamannya dinosaurus menjadi hewan terbesar dan memiliki peran penting bagi ekosistem di bumi. Hal itu pun menjadi harapan Kim & Kin juga bisa menjadi brand lokal yang besar dan terus berkembang untuk anak-anak.

"Tema dan koleksi ini diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun pertama kami. Sesuai dengan filosofi ini, kami berharap suatu hari nanti bisa jadi brand anak-anak yang besar, yang jadi pilihan utama anak-anak Indonesia," ungkap Raisha di Jakarta, Jumat (4/1).

Raisha menambahkan, dengan tema tersebut semua koleksi bisa unisex dipakai. Uniknya, koleksi spesial ini motifnya digambar sendiri. Setiap pola dinosaurus tersebut jika dilihat dari dekat akan terlihat wajah anak laki-laki dan perempuan. Kemudian, motif tersebut di-print di kain 100 persen organik, yaitu Cotton Poplin dengan bahan yang lebih lembut dan mudah menyerap keringat. Alhasil, ini sangat nyaman digunakan untuk anak- anak karena 100 persen menggunakan organics fabric. Koleksi terbaru ini terdiri dari 10 artikel dan juga lebih lengkap dari koleksi sebelumnya karena terdiri dari shirt, jumpsuit, short pants, polo shirt hingga bucket hat.

"Pemilihan warna yang cheerful dengan gambar dinosaurus yang disesuaikan dengan karakter anak- anak menjadi daya tarik tersendiri sehingga penampilan buah hati tetap stylish," papar Raisha.

Menurut Raisha, pakaian anak masih sangat segmented. Namun, apabila ibu-ibu yang memang mengerti bahan pasti akan lebih menyukai brand lokal. Sayangnya, kebanyakan ibu-ibu lebih menyukai harga yang murah karena pikir mereka anak-anak cepet besar. Alhasil, mereka lebih banyak membeli pakaian anak di online shop yang merupakan impor dari Tiongkok. Kalaupun bermerek, para ibu tersebut lebih memilih H&M, Cotton ON, dan Zara Kids yang bukan brand asli Indonesia.

"Namun, bagi kami selama satu tahun berjalan terbilang lumayan dan kami sudah punya tiga stockist besar di beberapa kota," paparnya.

Oleh karena itu, Raisha pun memberikan tips dalam memilih pakaian untuk anak. Pertama, pilih baju berkualitas, meski terkadang harus mengeluarkan biaya lebih mahal sediki, berbelanja baju anak dengan kualitas baik justru menghemat pengeluaran nantinya. Sebab, biasanya baju berkualitas baik dan lebih awet, tidak mudah sobek dan pudar warnanya. Kedua beli baju satu ukuran lebih besar. Jaket atau sweater adalah perlengkapan anak yang mungkin jarang dipakai.

"Untuk itu, bisa membelinya satu ukuran lebih besar agar tahan lama dipakai. jangan lupa pilih jaket berkualitas baik," tutup dia.



Sumber: Investor Daily