Hoops Point Tawarkan Segala yang Dibutuhkan Pebasket

Hoops Point Tawarkan Segala yang Dibutuhkan Pebasket
CEO Hoops Indonesia Joan Suryana (kedua dari kiri) saat berfoto bersama dalam suasana Grand Opening Hoops Point di Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2019. ( Foto: Investor Daily / Happy Amanda Amalia )
Happy Amanda Amalia / PYA Minggu, 12 Mei 2019 | 06:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Olahraga basket semakin populer dan digemari kalangan anak muda. Banyaknya ajang kompetisi basket yang digelar telah menambah daya tarik bagi anak-anak muda untuk mempelajari permainan asal Amerika Serikat (AS) itu. Bahkan, anak-anak usia dini antara 5-6 tahun pun sudah mulai belajar bermain basket.

Oleh karena itu, pangsa pasar untuk memenuhi kebutuhan para pemain basket di Indonesia pun terbilang masih besar sehingga Hoops Point mengambil peluang melebarkan sayapnya dengan membuka store ketiga di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta pada Sabtu (12/5).  Hoops Point telah membuka toko pertamanya di Paris Van Java, Bandung pada 2016, dan di Pacific Place Mall, Jakarta pada 2017.

Sebelumnya, Hoops Point yang berdiri di 2016 sempat bekerja sama dengan Malaysia, dengan nama Hoops Station. Dan kini Hoops Point muncul dengan konsep serta nama yang baru.

Hoops Point sendiri sangat erat kaitannya dengan olahraga basket, karena Hoops diambil dari kata Hoops, yakni memasukkan bola ke dalam lingkaran/hoop, dan Point, yang dalam setiap pertandingan basket selalu mengejar poin.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Hoops Indonesia Joan Suryana, Hoops Point menawarkan segala kebutuhan dalam olahraga bola basket mulai dari apparel, footwear serta peralatan support training lainnya. Hoops Point memang memfokuskan diri untuk memenuhi segala kebutuhan dari para pemain basket di Indonesia, mulai dari anak-anak, para veteran yang masih aktif berkompetisi serta seluruh komunitas bola basket di Indonesia.

“Di Hoops Point ini, kita memang punya specialty di basketball store. Jadi untuk yang senang basket, mulai dari apparel, footwear, dan equipment, semua bisa didapatkan di Hoops Point. Jadi dalam satu toko, customer bisa dapat semua kebutuhan. Untuk sepatunya, made in Indonesia karena ada principal-nya di Indonesia,” ujarnya kepada Beritasatu.com.

Joan menambahkan, Hoops Point memiliki kekuatan dalam hal menampilkan sepatu performance dibandingkan untuk lifestyle.

“Karena memang banyak atlet yang belanja di kita. Kita juga kerja sama dengan IBL (Liga Basket Indonesia, red) dan sudah cukup lama mensponsori IBL,” katanya.

Seiring dengan berkembangnya dunia digital, Hoops Point juga mengusung outlet dengan mengedepankan konsep anak muda yang mengarah pada digital media dan multi channel guna memperkenalkan online store.

“Kami akan mengembangkan digital platform untuk bisnis Hoops Point dengan menyediakan teknologi iPad di setiap outlet untuk lebih memudahkan customer dalam berbelanja produk-produk dari Hoops Point,” kata Joan.

Dia menambahkan, untuk saat ini kontribusi online masih 5%-10% dan akan terus ditingkatkan mengingat jangkauannya yang tidak terbatas, juga supaya saling bersinergi antara online dan offline store.

Sedangkan mengenai kisaran harga, Joan menyebutkan untuk sepatu basket berada di antara Rp 1,5 juta sampai Rp 2,9 juta. Sementara untuk ukuran sepatu, dia mengungkapkan Hoops Point menyediakan ukuran mulai dari usia toddler atau anak-anak pra-sekolah hingga ukuran 15 (50 cm) untuk pebasket.

“Ukuran 15 biasanya untuk pemain asing atau untuk orang Indonesia yang tingginya di atas 190 cm, yang memiliki ukuran kaki besar. Bahkan ada yang ukuran kakinya 16,” tambahnya.

Saat disinggung alasan Joan yang fokus pada basket, dia mengungkapkan latar belakangnya yang memang sangat menyenangi basket sejak kecil dikarenakan pengaruh orangtuanya yang juga atlet basket nasional.

Joan pun mengikuti jejak orangtua dengan menjadi atlet basket nasional, dan kini mengasuh serta menjadi pembina klub basket Rajawali Bandung.

Acara grand opening Hoops Point di PIM 2, Jakarta, Sabtu, juga turut dihadiri beberapa artis yang menggemari basket, di antaranya Armand Maulana, Gading Marten, Augie Fantinus, Ricky Harun hingga Rayi “RAN”, serta hiburan dari rapper perempuan Yacko.



Sumber: BeritaSatu.com