Ini Kendala Utama Belajar Bahasa Inggris

Ini Kendala Utama Belajar Bahasa Inggris
EF English Centers for Adults meluncurkan kampanye EF Ambassador di seluruh center di Indonesia.
 ( Foto: Beritasatu Photo / Ridho Syukro )
Ridho Syukro / FER Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - EF English Centers for Adults meluncurkan kampanye EF Ambassador di seluruh center di Indonesia.
EF Ambassador menjadi kampanye terbaru EF Adults untuk memberikan motivasi penggunaan bahasa Inggris yang baik dalam aktivitas sehari hari.

Head of Marketing EF English Centers for Adults, Evan Januli, mengatakan, EF Ambassador adalah siswa EF yang terpilih dan sudah meraih kesuksesan melalui penggunaan bahasa Inggris dalam menjalankan profesinya.

"EF Adults selalu berusaha untuk menghadirkan inovasi sistem pembelajaran agar siswa dapat mengeluarkan potensi terbaiknya dalam menggunakan bahasa Inggris," ujar Evan Januli, di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Evan mengatakan, dari seluruh siswa EF Adults di seluruh Indonesia, terpilih enam orang siswa yang dianggap mampu mewakili semangat EF Adults.

"EF Ambassador berasal dari berbagai profesi dan telah membuktikan sendiri bahwa penggunaan bahasa Inggris menjadi keharusan dan bisa meningkatkan nilai tambah," jelas Evan.

Data EF Adults periode Agustus 2018-Juni 2019 menunjukkan, 58 persen calon siswa baru berada di level elementary saat memulai pelajarannya. Elementary level merupakan situasi ketika seorang siswa menguasai gramatikal dasar dan perlu ditingkatkan lagi kemampuannya.

"Melalui EF Ambassador ini, kami ingin memotivasi adults bahwa penggunaan bahasa Inggris sangat dibutuhkan dan bisa meningkatkan daya saing," tambahnya.

Kampanye EF Ambassador ini diawali pada periode Agustus 2019 hingga Februari 2020, selama masa kampanye, para EF Ambassador memperoleh berbagai benefit seperti free course selama 3 bulan, ambassador kit hingga certificate of recognation.

"EF Ambassador menjadi kampanye yang kami percayai bisa mendorong setiap siwa agar belajar lebh baik lagi dan menginspirasi orang lain untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris," pungkas Evan.



Sumber: Investor Daily