Permintaan Pasar, Bocorocco Hadirkan Sepatu Olahraga

Permintaan Pasar, Bocorocco Hadirkan Sepatu Olahraga
Owner bocorocco Indonesia, Ridwan Saidbun saat merilis sepatu Bocoroco edisi Sport di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu , 3 November 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Chairul Fikri )
Chairul Fikri / CAH Senin, 4 November 2019 | 14:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sepatu kini tak hanya dipergunakan sebagai alas kaki semata, tetpi juga dianggap sebagai salah satu penunjang gaya hidup di masyarakat. Sadar sengan hal itu, brand sepatu Bocorocco yang berasal dari Italia mengembangkan Pillow Concept Technology yang dianggap akan mampu mengurangi rasa lelah.

Namun karena banyaknya permintaan, kini Bocorocco merilis kembali produk sepatu sport yang tak hanya nyaman digunakan untuk olahraga, tetapi juga untuk dijadikan gaya hidup.

Hal itu diungkapkan Owner bocorocco Indonesia, Ridwan Saidbun saat merilis sepatu Bocoroco edisi Sport di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (03/11/2019).

"Sejak berdiri 8 tahun lalu, Bocorocco memang berusaha konsen mengembangkan Pillow Concept Technology yang dikembangkan agar para pemakai sepatunya sendiri merasa nyaman dan tidak cepat merasa lelah. Selama ini kami memang selalu konsen terhadap sepatu-sepatu kasual dan juga sepatu kantor. Namun karena banyaknya permintaan dari para pelanggan kami tentang sepatu sport, makanya kami coba hadirkan sepatu sport ini dengan desain dan tekhnologi sama seperti sepatu yang kami miliki," ungkap Ridwan.

Sebagai tahap awal Bocorocco baru memproduksi 20 model dan warna sepatu olahraga untuk pria dan wanita yang dianggap tak kalah dengan brand-brand sepatu olahraga yang sudah beredar di pasar.

"Kami menyakini produk kami lebih berkualitas karena memang mengadaptasi Pillow Concept Technology, berupa sembilan lapis sol yang mampu meredam guncangan tubuh pada saat berdiri, berjalan, berlari, bahkan melompat, dan produk ini bisa digunakan mereka-mereka yang memiliki keluhan bila berjalan jauh, mudah capek, atau ada sakit pada bagian tumit, lutut, pinggang, leher, saraf terjepit, pascaoperasi, ibu hamil, bisa mencoba teknologi ini," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com