Klinik Limonia Edukasi Bahaya Merkuri untuk Perawatan

Klinik Limonia Edukasi Bahaya Merkuri untuk Perawatan
Perayaan hari ulang tahun pertama Limonia Beauty Center. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Sabtu, 30 November 2019 | 17:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Meski baru setahun berdiri, klinik kecantikan Limonia tidak hanya mementingkan sisi bisnis saja. Namun klinik bernama Limonia Beauty Center yang beroperasi di Jalan Sultan Hasanudin, Teluk Betung Bandar Lampung ini juga peduli dengan sisi sosial dan juga pendidikan.

Ini dibuktikan Limonia dengan mengunjungi rumah singgah respek peduli Lampung pada 19 November 2019, untuk menyerahkan hasil dana yang terkumpul pada 17 November 2019 tersebut. Selain itu kunjungan tersebut juga untuk menghibur orang-orang yang sedang dirawat dirumah singgah tersebut.

Kunjungan tersebut digelar sebagai penutup puncak acara perayaan ulang tahun Limonia. Sebelumnya juga telah digelar beragam kegitan diantaranya customer gathering,  acara seni dan yang tidak kalah penting talkshow tentang bahayanya produk perawatan yang mengandung bahan berbahaya merkuri oleh dr. Olivia Julita, M. Biomed (AAM yang merupakan penggagas berdirinya klinik Limonia. 

“Acara seperti ini dapat menjadi kesempatan silaturahmi sekaligus dapat mengedukasi mengenai bahayanya produk perawatan dengan bahan berbahaya yang digunakan tanpa mengetahui kandungannya. Hal itu dapat membahayakan generasi bangsa Indonesia”, pungkas dr. Olivia Julia dalam keterangannya, Sabtu (30/11/2019).

Merkuri atau yang juga disebut air raksa (Hg) adalah salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu-batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik.

Penggunaan merkuri pada kosmetika kini terbukti berbahaya dan dilarang di berbagai negara. Tidak hanya untuk kulit yang terpapar, bahan kimia tersebut dengan mudah akan diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah.

Merkuri bersifat korosif pada kulit. Ini berarti mengoleskan merkuri pada kulit akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat berupa kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.

Selain itu, merkuri juga berisiko mengganggu berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh.

Klinik Limonia merupakan klinik resmi dan terdaftar. Pemilik dan dokter penanggung jawabnya adalah seorang dokter yang terjun langsung dan bersentuhan langsung ke  pelanggan sehingga kualitas pelayanan sangat terjaga, jenis treatment lengkap dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan menggunakan produk produk halal berkualitas tanpa bahan berbahaya dengan harga terjangkau serta terdaftar di BPOM,.

Selain itu juga dilengkapi peralatan yang modern dan up to date, tingkat steritilas peralatan yang menjadi prioritas, ruangan yang nyaman dan bersih, serta terapis bersertifikat dan staff yang ramah.

 



Sumber: BeritaSatu.com