Keanggunan Motif Batik di Atas Logam Mulia

Keanggunan Motif Batik di Atas Logam Mulia
Empat model memamerkan empat bezel emas bermotif batik yang memiliki arti dekat dengan budaya Indonesia, baru-baru ini. (Foto: istimewa)
Elvira Anna Siahaan / EAS Minggu, 1 Desember 2019 | 15:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kecantikan dan keanggunan motif batik Indonesia selalu menjadi inspirasi banyak pelaku seni kreatif. Tidak hanya para desainer yang selalu membuat desain busana menggunakan motif batik, kali ini PT Aneka Tambang Tbk melalui unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia (UBPP LM) meluncurkan emas bezel seri II.

Produk ini hadir dengan empat motif batik yang elegan dan dua varian berat emas. Dikatakan Direktur Niaga Antam Aprilandi H Setia, saat ditemui SP, baru-baru ini, produk perhiasan sekaligus logam mulia ini dapat dijadikan sebagai benda koleksi sekaligus investasi.

Ada empat motof batik yang diberi nama bezel Ayesha, bezel Hana, bezel Cassandra, dan bezel Astrolabiya. Keempat bezel ini membingkai emas batik Indonesia seri II yakni motif Purbonegoro, Wahyu Tumurun, Truntum, dan Sekar Jagad sebagai liontin.
Uniknya setiap bezel memiliki arti tersendiri yang sangat kental dengan budaya Indonesia. Meski diakui Aprilandi, pemilihan nama dari empat bezel tersebut tidak khas Indonesia, atau tidak diambil dari tokoh srikandi Indonesia.

"Memang namanya sangat global. Namun kalau melihat arti di balik nama, sangat kental dengan budaya dan ciri khas Indonesia,” kata Aprilandi.

Semisal untuk nama bezel Ayesha memiliki arti cantik, simpel, dan smart. Nama ini juga mengandung arti kecantikan dan kecerdasan yang diukir dengan ornamen semi flora yang indah dan proporsional.

Sementara bezel Hanna kental dengan simbol anggun, indah dan istimewa, dan elegan. Terdapat ukiran indah yang halus menggambarkan kecantikan bunga, kebahagian dan keanggunan.

Bezel Cassandra mengandung arti cantik, elegan, kuat. Kecantikan dan kekuatan karakter Cassandra digambarkan dengan ornamen mahkota pada bezel.

Terakhir, adalah Bezel Astrolabiya yang mengandung arti cerdas, modern, dan elegan. Pada bezel terdapat motif bintik dot merupakan gambaran rangkaian tata surya dalam jagat raya yang merangkai ornamen yang indah dan elegan.

Untuk harga empat koleksi emas bermotif batik dini dimulai dengan Rp 744.000 per gram bezel logam mulia, yang dibuat dengan kadar Au 7546 dan setiap produk memiliki nomor identitas tunggal serta dilengkapi dengan sertifikat LM.

Ditambahkan Aprilandi, bezel logam mulia seri kedua merupakan refleksi atas upaya inovasi untuk terus memberikan nilai tambah kepada pelanggan.

"Produk ini juga akan melengkapi portofolio produk perhiasan logam mulia yang sangat diminati oleh masyarakat. Antam berharap keberadaan bezel seri kedua akan mengulangi kesuksesan bezel logam mulia seri pertama,” kata Aprilandi.



Sumber: BeritaSatu.com