Kampanye Menolak Tua di Hari Kasih Sayang

Kampanye Menolak Tua di Hari Kasih Sayang
Menyambut hari Valentine, dr Gaby Syerly (tengah) mengajak para wanita untuk #menolaktua di acara peluncuran produk Magise, di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 13 Februari 2020. ( Foto: sp/elvira anna siahaan )
Elvira Anna Siahaan / EAS Kamis, 13 Februari 2020 | 20:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menyambut hari Valentine, tentunya beberapa orang telah mempersiapkan diri untuk memberikan sesuatu yang spesial untuk orang yang disayang. Namun, tak kalah pentingnya dalam hal penampilan, di hari yang spesial nanti kaum wanita ingin tampil menarik dan lebih muda untuk pasangannya. 

Berkaca dari momen istimewa itulah, dr Gaby Syerly bertekad mengajak kaum wanita untuk sama-sama menolak perasaan menjadi tua dengan cara merawat wajah lebih telaten.

Demi terlihat muda setiap hari dr Gaby bercerita, ia bersedia melakukan perawatan tembak laser di wajah. Semisal ia tidak sempat melakukan di pagi hari, maka malam hari ia akan melakukan treatment tersebut. Perawatan yang ia lakukan adalah Picoplus laser menggunakan terobosan terbaru yaitu picosecond laser, yang memiliki fungsi 3R, dengan teknologi picosecond yang sesuai untuk semua jenis kulit.

"Saya merasakan perbedaan yang signifikan setelah rutin laser wajah. Selain mengangkat sel kulit mati, wajah menjadi lebih cerah dan halus,” kata dr Gaby saat kampanye #menolaktua sekaligus memperkenalkan produk perawatan wajah Magise, di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (13/2/2020). 

Sebelumnya pada November 2019, untuk mendukung kampanye #menolaktua, klinik milik dr Gaby, Youth & Beauty, membuat inovasi baru dengan mengeluarkan produk anti aging, yaitu Holy Sparkling Essence Mist dan EGF Active Serum (growth factor serum). Namun kali ini, rangkaian produk dilengkapi dengan rangkaian acne series dan flawless series.

Khusus untuk serum yang disesuaikan dengan kampanye #menolaktua, dr Gaby menambahkan kandungan peptide complex sebagai growth factor.

Ditambahan dr Gaby, untuk mendapatkan kulit sehat, tidak cukup hanya menggunakan krim saja. Perawatan medis di klinik kecantikan pun sangat diperlukan demi menunjang penampilan.

"Terutama adalah tekstur kulit harus baik sehingga saat make up maupun tidak kulit terlihat sehat dan halus," katanya. 



Sumber: BeritaSatu.com