Akhirnya, Yamaha Bisa Menang Lewat Vinales

Akhirnya, Yamaha Bisa Menang Lewat Vinales
Maverick Vinales (kiri) dan Andrea Dovizioso. ( Foto: MotoGP.com )
Heru Andriyanto / HA Minggu, 28 Oktober 2018 | 14:34 WIB

Tim Movistar Yamaha mengakhiri paceklik kemenangan setelah Maverick Vinales menjuarai Grand Prix Australia, Minggu (28/10), di saat perebutan juara dunia pembalap sudah selesai.

Yamaha terakhir menang di Grand Prix Belanda 2017 melalui Valentino Rossi, atau dalam rentang 490 hari.

Kemenangan Vinales pun memiliki catatan: juara dunia Marc Marquez tidak bisa melanjutkan lomba setelah motornya ditabrak dari belakang oleh pembalap Tech 3 Yamaha Johann Zarco di putaran ke-6 dalam kecepatan lebih dari 300 km/jam!

Zarco jatuh dalam insiden itu, sementara Marquez tetap di atas motor. Namun Honda RC213V yang dia tunggangi akhirnya rusak dan dia kembali ke pit.

Kemenangan Vinales, meskipun tidak menentukan perebutan titel pembalap, cukup berarti untuk menghentikan musim yang memalukan bagi Yamaha setelah 25 balapan tanpa trofi.

Ini juga kemenangan pertama Vinales sejak balapan di Le Mans, Prancis, musim lalu.

Dia unggul 1,5 detik atas pembalap Suzuki Andrea Iannone di tempat kedua, yang memenangi duel melawan mantan rekannya di Ducati, Andrea Dovizioso.

Marquez, pemegang pole position di Sirkuit Phillip Island, sebetulnya cukup berpotensi memenangi balapan dengan meladeni aksi lima pembalap terdepan, sebelum terjadinya insiden tersebut.

Di paruh pertama balapan, Rossi juga cukup konsisten di rombongan terdepan, tetapi kemudian kinerja motornya menurun kemungkinan karena kondisi ban, dan dia mulai disalip sejumlah pembalap, termasuk Alvaro Bautista yang finis di posisi empat.

Di putaran terakhir, Alex Rins juga mengungguli Rossi dan finis kelima untuk Suzuki. Di belakang Rossi adalah pembalap Pramac Ducati Jack Miller, disusul Franco Morbidelli (Marc VDS) di urutan delapan sebagai hasil terbaik dalam karirnya di MotoGP.

Pembalap Red Bull KTM Bradley Smith finis di urutan sembilan, hanya 0,036 detik di depan pembalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro.

Dani Pedrosa (Repsol Honda) jatuh dalam penampilan terakhirnya di Grand Prix Australia, sementara Pol Espargaro (Red Bull KTM) berhenti karena kendala teknis.



Sumber: berita-beritamotogp
CLOSE