Ini Perkembangan Pembangunan Sirkuit Mandalika

Ini Perkembangan Pembangunan Sirkuit Mandalika
Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer (kedua kiri) didampingi Managing Director The Mandalika I Wayan Karioka (kedua kanan) saat meninjau proyek pembangunan Sirkuit Mandalika di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (4/9/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Ahmad Subaidi )
/ JAS Kamis, 10 Oktober 2019 | 22:27 WIB

Lombok Tengah, Beritasatu.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC memastikan proses pembangunan sirkuit jalan raya (street circuit) dan penyelenggaraan MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, akan berjalan sesuai rencana dan jadwal yang ditetapkan.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer mengatakan pembangunan Mandalika Street Circuit untuk penyelenggaraan MotoGP mulai 2021 telah menyelesaikan proses pengukuran topografi dan penyelidikan tanah. Dan, saat ini telah memasuki tahap land clearing dan pemagaran sekeliling area sirkuit.

Dari pagar keliling sepanjang 6,25 km, telah terbangun 2,5 km atau sekitar 42 persen. Sementara itu land clearing mencapai 98.000 m2 dari rencana 432.000 m2.

"Kami pastikan pembangunan Mandalika Street Circuit saat ini berjalan sesuai rencana, yaitu memulai konstruksi pada Oktober 2019. Selain kegiatan di lapangan yang fokus pada area sirkuit, berupa pemagaran yang hampir mencapai 50 persen dan land clearing," ucap Abdulbar.

Proses homologasi desain Sirkuit Mandalika juga telah menyepakati Center Line desain sirkuit, artinya telah menyepakati titik-titik koordinat, panjang, dan lengkung lintasan satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan kesepakatan Center Line tersebut, ITDC bersama mitra kerja pembangunan Mandalika Street Circuit, yaitu Mrk1 Consulting dan Vinci Construction Grands Projects, investor Sirkuit Mandalika, tengah menyiapkan dokumen homologasi yang akan diserahkan kepada Federation Internationale de Motocyclisme/International Motorcycling Federation (FIM) dalam waktu dekat.

Selanjutnya dokumen homologasi yang telah disetujui FIM akan menjadi dasar penyusunan detailed engineering design (DED) atau gambar kerja yang mencakup rencana teknis, arsitektur, struktur, mekanikal, elektrikal dan tata lingkungan sebelum memulai tahapan konstruksi pada Oktober 2019.

"Sejak Mandalika Street Circuit disepakati menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP di Indonesia, kami mengikuti setiap proses perencanaan, khususnya homologasi sirkuit dengan hati-hati dan sesuai ketentuan, untuk memastikan sirkuit dapat digunakan mulai 2021 dengan tingkat safety sesuai standardisasi FIM dan Dorna," katanya.



Sumber: ANTARA