Kembali ke Yamaha, Jorge Lorenzo Semringah

Kembali ke Yamaha, Jorge Lorenzo Semringah
Pembalap asal Spanyol yang telah mengumumkan pensiun dari balap MotoGP Jorge Lorenzo kembali ke Tim Yamaha MotoGP sebagai test rider. ( Foto: crash.net )
Bonifacius Jaka / BON Kamis, 30 Januari 2020 | 21:27 WIB

London, Beritasatu.com - Pembalap asal Spanyol yang telah mengumumkan pensiun dari balap MotoGP Jorge Lorenzo kembali ke Tim Yamaha MotoGP sebagai test rider. 

Sebelumnya, Lorenzo membuat keputusan dramatis yakni berhenti membalap usai seri terakhir MotoGP musim 2019 di Valencia, Spanyol. Keputusan itu diambil pembalap bernomor start 99 ini dengan menyelesaikan kontrak bersama Repsol Honda.

Pria berusia 32 tahun ini kemudian dipinang Yamaha sebagai pembalap penguji motor segera setelah Yamaha mendepak Jonas Folger dari tim pengetes YZR-M1. Lorenzo bakal tampil secara resmi sebagai test rider Yamaha di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 2 hingga 4 Februari mendatang. Di sana, Por Fuera mengemban tugas mengetes Yamaha YZR-M1 spesifikasi 2020.

Lorenzo bakal bekerja sama bareng mantan kepala kru mekanik Valentino Rossi, Silvano Galbusera yang juga bergabung dengan tim penguji Yamaha di 2020. Sementara itu, posisi Galbusera digantikan David Munoz sebagai kepala kru mekanik Rossi di 2020.

Yamaha juga mengonfirmasi belum adanya rencana memberikan "jatah khusus" alias wildcard di 2020 untuk Lorenzo. Namun pabrikan sepeda motor asal Iwata, Jepang ini bakal memberikan posisi wildcard jika Lorenzo memutuskan kembali membalap di MotoGP.

Keputusan "mengamankan" Lorenzo sebagai test rider Tim Yamaha MotoGP terbilang sangat cepat, yakni dilakukan tiga hari setelah Yamaha mengumumkan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo sebagai pembalap tim pabrikan untuk musim 2021 dan 2022. Sementara itu, Yamaha memastikan Rossi tetap mendapatkan motor berspesifikasi pabrikan dan kru mekanik jika memutuskan memperpanjang kontraknya bersama Yamaha di 2021. Sebab, Rossi mengaku butuh waktu untuk menentukan kariernya di masa mendatang.

Yang pasti, gerak cepat Yamaha untuk mengamankan sejumlah pembalap dinilai efektif untuk pengembangan pabrikan sepeda motor asal Iwata, Jepang ini. Betapa tidak, Yamaha memiliki dua pembalap muda berprestasi di tim pabrikan Vinales dan Quartararo, mempunyai pembalap paling berpengalaman Valentino Rossi, dan menggaet pembalap yang pernah menghantar Yamaha Juara Dunia yakni Jorge Lorenzo.

"Tentu saja kembali bergabungnya Jorge ke Yamaha membuat kami senang. Kita semua tahu kalau Jorge sudah menghentikan karir balapnya, dan Yamaha langsung mengajukan proposal kepadanya untuk kembali bergabung," ujar Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis seperti dikutip Crash.net.

“Jorge sudah bersama Yamaha selama sembilan tahun. Dia pembalap MotoGP berpengalaman yang sudah hafal karakteristik YZR-M1 dan kenal orang-orang Yamaha. Kita semua juga kenal Jorge sebagai pembalap yang bermotivasi tinggi dan konsisten, itu semua adalah kualitas yang dibutuhkan seorang test rider berkemampuan tinggi," tambah Jarvis.

Ibarat gayung bersambut, Jorge Lorenzo juga mengaku sangat senang dengan ajakan Yamaha. "Saya dengan sangat senang hati bergabung di tim pabrikan Yamaha sebagai pengetes. Saya rasa ini peran yang cocok buat saya. Saya sangat mengenal baik M1 dan tim. Yamaha sangat sesuai dengan gaya berkendara saya. Sangat menyenangkan kembali menunggang motor lama saya lagi," ujar Jorge Lorenzo.

"Kembali ke Yamaha membawa banyak kenangan indah. Kami bersama-sama mendulang banyak poin kemenangan dan podium, bahkan berhasil menyabet 3 kali gelar juara dunia MotoGP. Saya sangat berterima kasih kepada Yamaha atas kesempatan ini karena saya bisa melakukan hal yang saya cintai, mengendarai motor hingga batasnya dan menikmati gaya hidup yang lebih tenang dari tahun sebelumnya," kata Lorenzo.

Terakhir, Lorenzo mengaku sangat tidak sabar untuk segera kembali ke sirkuit. "Saya sangat bersemangat dan tidak sabar untuk kembali bermotor lagi. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk masa depan Yamaha dan saya berharap dapat memberi masukan berhaga bagi para insiyur Yamaha dan kembali menyabet juara dunia," pungkasnya.



Sumber: crash.net