Britney Spears Rehat Demi Ayah

Britney Spears Rehat Demi Ayah
Britney Spears. ( Foto: Istimewa )
Dina Fitri Anisa / WBP Minggu, 13 Januari 2019 | 07:23 WIB

Diva dunia, Britney Spears baru-baru ini mengumumkan dirinya rehat tanpa batas waktu dari dunia tarik suara, dengan alasan kesehatan ayahnya, Jamie Spears. Atas pilihan tersebut, dia tidak hanya membatalkan Britney: Domination, yaitu residensi konser keduanya yang berlangsung di Las Vegas, AS beberapa waktu lalu, kini ia juga turut menunda pengerjaan album terbaru.

Dilansir dari Variety, kabar penundaan tersebut datang dari Justin Tranter yang berperan sebagai eksekutif produser album terbaru Spears. Tranter tidak menjelaskan pasti kapan album tersebut dirilis. Ia hanya mengatakan senang bisa terlibat. "Saya sangat senang bisa terlibat,” kata Tranter.

Tidak hanya itu, kabar rehat dan penundaan album baru juga diterangkan manager pribadi Spears, Larry Rudolph. Dia mengonfirmasi, segala kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaannya akan ditunda sampai sang ayah kembali pulih.

"Sekarang semuanya ditunda sampai Jamie lebih baik. Ketika ia membaik, ia (Spears) akan lanjut mengerjakan album dengan Tranter. Saat ini ia libur untuk menangani masalah keluarga," kata Rudolph.

Sebelumnya saat membatalkan Domination, Britney sempat meminta maaf dan menjelaskan alasannya kepada seluruh penggemar melalui media sosial pribadinya. "Kami semua sangat bersyukur ia (Jarnie Spears) kembali sadar, tetapi masalahnya belum selesai. Saya harus membuat keputusan sulit untuk memberikan fokus dan energi penuh kepada keluarga saya kali ini," kata pelantun lagu Femme Fatale (2011) itu.

Lantas, sampai kapan Spears akan rehat dan kembali menghibur masyarakat dunia? Direktur kreatif Spears untuk Domination, Napoleon, dan Tabitha (dikenal sebagai Nappy Tabs) mengantisipasi keterlambatan enam bulan hingga satu tahun, ungkap mereka di media sosial. Keduanya juga menjawab pertanyaan penggemar tentang kembalinya acara dengan sindiran yang sesuai: "Jika kita kembali, ‘Kuat’ (Stronger) akan menjadi nama yang pas kan?"

Domination dijadwalkan akan dimulai pada 17 Februari 2019.



Sumber: Suara Pembaruan