Kolaborasi 3 Musisi Bangkitkan Rasa Percaya Diri

Kolaborasi 3 Musisi Bangkitkan Rasa Percaya Diri
Project AIR, yang beranggotakan Afgan Syahreza, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo berfoto bersama usai kampanye Zilingo #BelanjaVersiGue, di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / FER Rabu, 13 Maret 2019 | 20:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kolaborasi tiga musisi papan atas, Afgan Syahreza, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo, atau yang dikenalkan dengan nama Project AIR, terus semangat membuat karya. Setelah lagu Heaven masuk ke jajaran musik top di Indonesia, kini mereka menciptakan Feel So Right, untuk membangkitkan rasa percaya diri pendengarnya.

Isyana Sarasvati menyebut lagu ini memiliki makna dalam yang tertuang dalam liriknya. Saat membuat lagu ini, mereka bertiga berkaca dari kondisi media sosial yang semakin massif, tapi tak jarang juga yang membuat media sosial menjadi negatif. Salah satunya, orang-orang yang tidak bisa menahan diri untuk berikan komentar negatif kepada orang lain. Alhasil perbuatan tersebut pun bisa menjadi alat penghancur kepercayaan diri orang yang mendapat perundungan.

"Karena aku merasa mereka harus survive dan kadang-kadang orang komentar tanpa memikirkan perasaan orang lain. Kadang-kadang enggak kenal juga dikomentari. Dengan lagu ini, aku harap mereka bisa keluar dari cangkang, percaya diri, dan bisa berkarya,” jelas Isyana kepada Beritasatu.com, saat menghadiri kampanye Zilingo #BelanjaVersiGue, di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Hal senada pun diungkapkan oleh Afgan, bahwa Feel So Right adalah lagu yang sangat powerfull. "Lagu ini diharapkan mampu membuat orang termotivasi. Jadi tidak hanya berpikir Feel So Right hanya untuk pasangan saja, tetapi juga untuk diri sendiri,” tegas Afgan.

Dari sisi pembuatan karya, Rendy mengatakan lagu ini berbeda dengan Heaven yang dikonsep secara akustik dan berkisah tentang percintaan, lagu Feel So Right dibuat lebih bermakna dan berwarna. Menurut Rendy, lagu kali ini dibuat lebih matang, walau dalam kurun waktu yang singkat. "Kita membuat ini hanya dua kali pertemuan. Membuat lirik dan nada hanya dua hari saja,” terang Rendy.

Rendy menambahkan, awalnya juga sempat tidak percaya, Project AIR bisa terus berjalan dan mampu menggarap dance track seperti saat ini. Karena menurut pelantun Silver Rain, lagu jenis seperti ini mustahil jika dilakukan dengan proyek solo.

"Saat bersama Afgan dan Isyana, vibe dan inspirasinya mengalir kearah chill dan dance seperti ini," tandas Rendy.



Sumber: BeritaSatu.com