Shaggydog Rayakan Ulang Tahun di Lapas Wirogunan

Shaggydog Rayakan Ulang Tahun di Lapas Wirogunan
Shaggydog meryakan ulang tahun ke-22 dii Lapas Wirogunan, Yogyakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Fuska Sani Evani )
Fuska Sani Evani / FER Selasa, 4 Juni 2019 | 23:10 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Grup musik bernafas ska asal Yogyakarta, Shaggydog, merayakan ulang-tahunnya yang ke-22 di tempat yang tidak biasa.

Band yang beranggotakan Heruwa, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik dan Yoyo' ini manggung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Wirogunan, Yogyakarta, dengan membawakan lagu-lagu kenamaan mereka seperti Kembali Berdansa, Honey, dan tentunya Sayidan.

Vokalis Shaggydog, Heruwa, mengatakan, kedatangan Shaggydog ke Lapas Kelas IIA Yogyakarta memang untuk merayakan ulang tahun ke-22. Pesta adalah hal yang sangat biasa, tetapi mereka juga ingin para doggys diseluruh tempat ikut berbahagia, juga yang berada di Lapas.

"Tidak ada alasan khusus Shaggydog memilih Lapas Kelas IIA, hanya berbagi kebahagiaan. Kami hanya ingin berbeda, dan kami ingin berbagi kebahagiaan untuk teman-teman yang kurang beruntung," kata Heruwa.

Sang bassist Bandizt, berharap momentum ini menjadi refleksi diri. Apalagi konser ini dikemas dalam sebuah ibadah juga buka puasa bersama. Selain buka bersama adapula tausiyah dari ulama kenamaan Gus Miftah.

Tak hanya itu, Shaggydog juga memberikan alat musik, agar WBP Lapas Kelas IIA Yogyakarta bisa bermain musik. Dan tak lupa para musisi sepakat untuk memberikan kenang-kenangan beberapa alat musik juga perlengkapan mandi bagi pada penghuni Lapas.

Kalapas Kelas IIA Yogyakarta, Satriyo Waluyo,menganggap apa yang dilakukan Shaggydog, bisa menginspirasi banyak pihak, tak terkecuali warga binaan, untuk bisa kembali ke tengah masyarakat kelak dan hidup dengan kreatifitas.

"Kami sangat senang dengan kedatangan Shaggydog, bisa menghibur WBP disini. Apalagi WBP ini kan terbatas, kegiatan juga monoton. Jadi kami sangat senang. Ini juga baru pertama kali ada acara seperti ini," kata Satriyo.



Sumber: Suara Pembaruan