Sean Miyashiro Memilih 10 Produser EDM Terbaik Indonesia

Sean Miyashiro Memilih 10 Produser EDM Terbaik Indonesia
Sean Miyashiro akan memilih 10 produser musik EDM terbaik di Indonesia ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Kamis, 13 Juni 2019 | 14:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pertama kalinya, Sean Miyashiro pemilik dan pendiri dari 88 Rising, sebuah perusahaan media yang bermarkas di New York, Amerika Serikat, kolaborasi dengan para produser musik digital di Indonesia. Kolaborasi akan terjadi pada program Electronic Music Producer Contest (EMPC), garapan Iceperience.ID.

Nantinya para produser musik akan tampil di kinetICE, yang akan diadakan di Jakarta pada bulan Oktober 2019 mendatang. Sesuai namanya, pesta musik ini mempunyai konsep yang unik dengan mengkolaborasikan teknologi, orkestra, choir, dan DJ.

Program kompetisi EMPC yang dibuka sejak Mei-30 Juni 2019, membuka peluang pada para produser musik, baik yang amatir maupun profesional, untuk melebarkan sayap mereka ke panggung musik dunia.

Perwakilan Iceperience.ID, Diopsaputra, dilansir dari siaran pers kepada Beritasatu.com, Kamis (13/6) menuturkan, pemilihan Sean Miyashiro sebagai kolaborator dari 88 Rising tak lepas dari rekam jejak 88 Rising yang sekarang ini sedang naik daun sebagai label . Terbukti hingga kini 88 Rising berhasil menelurkan penyanyi bertaraf internasional seperti Rich Brian, NIKI, Joji, dan Higher Brothers.

"Diharapkan kolaborasi ini bisa menjadi motivasi untuk produser musik Indonesia supaya bisa berkiprah di panggung Internasional,” ucap Diopsaputra.

Di satu sisi, kolaborasi dengan Sean Miyashiro dari 88 Rising dipastikan akan meningkatkan popularitas, kualitas dan kapasitas bermusik pemenang EMPC.

Diketahui sejak pendaftaran dibuka pada 15 Mei lalu, tak kurang 200 peserta mendaftarkan diri dan mengirimkan hasil karya mereka melalui website www.iceperience.id. Nantinya hasil karya yang masuk diseleksi oleh para dewan juri yang terdiri dari DJ Winky Wiryawan, Riri Mestica, DJ Sumantri, Eka Gustiwana, DJ Haji, Fajar Juliawan, Lawrence Philip (SAE Institute Jakarta), serta Sean Miyashiro. Setelahnya, juri akan mengumumkan 10 finalis dan menjalani karantina selama tiga hari hingga tersaring tiga terbaik.



Sumber: BeritaSatu.com