Trust Orchestra Ikut Festival Dunia di Austria

Trust Orchestra Ikut Festival Dunia di Austria
Kiri ke kanan: Kartika Candra Negara (Direktur Hubungan Antar Lembaga Luar Negeri, Bekraf), Maylaffayza (Violist, Mentor Trust), Dr Nathania Karina (Chief and Conductor Trust), Addie MS (Maestro Orchestra Indonesia, Mentor Trust) ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Rabu, 24 Juli 2019 | 18:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Trinity Youth Symphony Orchestra (Trust) di bawah pimpinan Dr Nathania Karina siap untuk menorehkan prestasi dengan ambil bagian dalam The World Orchestra Festival di Vienna, Austria pada 1-4 Agustus 2019. Festival ini merupakan salah satu festival orkestra terbesar dan bergengsi di dunia.

Trust Orchestra merupakan orkestra komunitas remaja pertama di Indonesia yang berhasil menembus panggung Vienna dan akan tampil di beberapa gedung pertunjukkan terbaik di dunia, seperti The Golden Hall Musikverein, the Vienna Boys’ Choir Concert Hall dan Vienna City Hall.

Tim yang terdiri dari 61 musisi muda Indonesia dengan rentang usia mulai dari 10 tahun sampai dengan 27 tahun ini, akan mempersembahkan lagu-lagu daerah Indonesia, seperti Rasa Sayange, Bungong Jeumpa, Janger, Cublak-Cublak Suweng dan Manuk Dadali, serta beberapa medley lagu khas Sumatera Utara seperti Sik Sik Sibatumanikam, Sing Sing So dan Sigulempong.

Dr Nathania Karina mengatakan, pihaknya berharap keberangkatan Trust Orchestra ke Vienna dapat menjadi motivasi dan penyemangat untuk musisi muda Indonesia. "Mimpi menembus panggung dunia adalah sesuatu yang bisa diwujudkan dengan kerja keras, komitmen dan kerjasama yang baik antara pemerintah, komunitas dan pelaku seni," ungkap Dr Nathania di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Dr Nathania menambahkan, tim juga mempersiapkan kejutan tari tradisional yang terinspirasi dari tari Kecak, Saman dan Ratoh Jaroe di tengah lagu Janger dan Bungong Jeumpa. Selain menampilkan tarian Indonesia, Trust Orchestra juga menggunakan instrumen tradisional seperti Rindik Bali untuk menambah sentuhan nuansa lokal.

Dengan persiapan kurang lebih delapan bulan, TRUST Orchestra juga mendapat bimbingan khusus dari maestro orkestra Indonesia - Addie MS, pemain biola crossover Indonesia - Maylaffayza, maestro kesenian Bali - I Gusti Kompyang Raka dan Vocal Coach - Yudhi Ekaputra.

"Saya percaya bahwa aktivitas berkesenian, khususnya musik orkestra, sangat penting dalam pembentukan karakter manusia. Untuk itu, saya selalu bersemangat untuk berbagi dalam dunia musik simfonik selagi mampu, karena dengan cara itu saya bisa berkontribusi untuk bangsa dalam membangun manusia unggul Indonesia," ucap Addie MS.

Keberangkatan Trust Orchestra menuju The World Orchestra Festival turut mendapat dukungan dari Kedutaan Austria, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), PT Trinity Optima Production, Musicmind, Andante Music School dan Kantorkuu Event Space sebagai venue partner.

"Bekraf mendukung Trust Orchestra sepenuhnya. Dukungan ini juga merupakan cara kami untuk mensosialisasikan program travel grant dan satu pintu yang bisa diakses dan dimanfaatkan teman-teman pekerja seni lainnya," kata Direktur Hubungan Antar Lembaga Luar Negeri Bekraf, Kartika Chandra Negara.



Sumber: Investor Daily