Sempat Dihina Miskin, Via Vallen Buktikan Sukses Jadi Penyanyi

Sempat Dihina Miskin, Via Vallen Buktikan Sukses Jadi Penyanyi
Penyanyi Via Vallen di balik panggung pembukaan Asian Games 2018. ( Foto: Istimewa )
Chairul Fikri / RSAT Sabtu, 2 November 2019 | 09:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Fenomena tembang “Sayang” yang dinyanyikan penyanyi Maulida Octavia atau yang akrab disapa Via Vallen beberapa tahun lalu memang cukup menggemparkan industri musik Tanah Air. Lantaran dengan tembang “Sayang” yang dinyanyikan Via dalam bahasa Jawa itu membuat namanya melambung dijagat media sosial karena video klipnya disaksikan hampir 120 juta viewers. Hal itu yang langsung membuat nama Via melejit sebagai aktris sukses yang lahir lewat media sosial.

Namun siapa sangka, sebelum terkenal dan menjadi penyanyi sukses seperti saat ini, wanita kelahiran Sidoarjo, 1 Oktober 1991 itu sempat merasakan getirnya kehidupan. Untuk bisa bertahan hidup kala itu, Via harus ikut sang ayah yang menjadi musisi dangdut jalanan. Bahkan Via mengaku sempat dihina dan dikucilkan oleh lingkungan masyarakat, karena stigma penyanyi dangdut itu. Hal itu diungkapkan Via saat bercerita melalui media sosialnya, belum lama ini.

"Dulu, sebagian orang menganggap keluargaku menjijikan karena miskin, dan keluargalah yang menjadi motivasi terbesar bagi dirinya untuk bangkit hingga akhirnya seperti sekarang," ungkap Via Vallen.

Kini setelah kesuksesan diraihnya, Via sendiri tak lantas jumawa. Lantaran dirinya yakin keberhasilan yang diraihnya pasti atas dukungan keluarga, sahabat, juga para penggemarnya. Via punya niat mulia yakni menghapus stigma jelek bahwa penyanyi dangdut bukanlah musisi kampungan.

"Yang menjadi keinginan terbesarku saat ini adalah membuat musik dangdut sebagai musik yang bagus dan diterima oleh dunia internasional. Jadi musik dangdut gak dianggap musik kampungan. Dan dalam waktu dekat saya punya rencana mau bikin lagu yang musiknya elektro-elektro ala Korea gitu. Dan pastinya dirinya membuka peluang lebar untuk siapapun yang ingin berkolaborasi," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com