Diguyur Hujan, Extreme Sukses Panaskan Panggung JogjaRockarta

Diguyur Hujan, Extreme Sukses Panaskan Panggung JogjaRockarta
Band cadas asal Amerika, Extreme dengan komposisi Gary Cherone (vokal), Nuno Bettercourt (gitar), Pat Badger (bass) dan Kevin Figueiredo (drum) tampil memukau dalam JogjaROCKarta International Rock Music Festival 2019, Minggu, 3 November 2019 di Stadion Kridosono. ( Foto: Suara Pembaruan/Fuska Sani )
Fuska Sani Evani / CAH Senin, 4 November 2019 | 10:16 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Band cadas asal Amerika, Extreme sukses menghentak ribuan penonton JogjaROCKarta International Rock Music Festival 2019, Minggu (3/11/2019) malam di Stadion Kridosono.

Salah satu karya terbaik mereka, “More Than Words” mengangkat kembali atmosfir lagu-lagu rock di awal 90-an di atas panggung megah. Berkat “More Than Words”, energi para penonton yang sudah terkuras sejak siang hari dibuat rehat sejenak untuk bersuara bersama menyanyikan lagu yang telah mereka rilis pada tahun 1990 silam tersebut.

Hadir dengan komposisi Gary Cherone (vokal), Nuno Bettercourt (gitar), Pat Badger (bass) dan Kevin Figueiredo (drum) dalam festival yang dipromotori oleh Rajawali Indonesia ini, lebih dari satu jam Nuno Bettencourt Cs membawakan 13 buah lagu. Di antaranya seperti “Monster”, “Kid Ego”, “Play”, “Midnight”, “More Than Words”, “Hole Hearted” dan tidak lupa mereka memberikan energi yang menghentak lewat lagu “Cupid’s Dead”.

Walau hujan turun hampir di seluruh pertunjukan Extreme, para penonton yang datang dari berbagai daerah di Indonesia tetap bertahan untuk bisa menyaksikan semuanya secara utuh.

Founder JogjaROCKarta Festival, Anas Syahrul Alimi menuturkan, para penonton yang hadir dalam festival ini memilih untuk bertahan di tempat mereka masing-masing saat walau hujan terus turun mengguyur dan tetap menunggu penampilan ‘Power Trip’ yang membawakan 10 buah lagu dari dua album yang sudah mereka rilis.

Dengan komposisi Riley Gale (vokal), Chris Ulsh (drum), Chris Whetzel (bass), Blake “Rossover” Ibanez (gitar) dan Nick Stewart (gitar), ‘Power Trip’ lebih banyak membawakan karya-karyanya yang terdapat dalam album “Nightmare Logic” yang dirilis pada 2017 lalu.

Lagu-lagu seperti “Soul Sacrifice”, “Executioners Tax”, “Firing Squad” dan “Nightmare Logic” yang terdapat dalam album kedua mereka itu benar-benar Power Trip presentasikan dengan sangat baik. Power Trip tidak hanya mampu memberikan karya spektakulernya dalam bentuk rekaman, namun juga dalam penampilannya secara langsung.

Selain band impor Extreme, dan Power Trip, para musisi Indonesia yang didaulat untuk menjadi line up dalam festival ini telah menyuguhkan penampilannya yang sangat sempurna.

Mereka adalah Tumenggung, Trojan, Down for Life, ILP, NTRL ft Bimo, Edane dan juga Jamrud. Krisyanto, vokalis dari Jamrud di sela pertunjukannya dalam festival ini memaparkan, bahwa JogjaROCKarta Festival merupakan salah satu gelaran konser musik rock “tergila” yang pernah ia temukan selama karier bermusiknya. Ia sangat bahagia bisa melihat antusias yang sangat besar dari para penonton yang hadir.

“Wuuhh. Jogja ternyata punya festival musik rock “gila” seperti ini. Terima kasih kepada kalian yang sudah datang dan menyaksikan gelaran ini. Keren banget!” tutur Krisyanto.

Bagus Dhanar Dhana, bassis sekaligus vokalis dari NTRL menambahkan, selain pihaknya merasakan kebahagiaan yang sangat besar saat bisa terlibat dalam festival ini, ada beberapa harapan besar yang ia inginkan bisa terjadi di JogjaROCKarta di tahun-tahun berikutnya. Selain berharap bisa kembali terlibat untuk di kemudian hari, Bagus bersama teman-temannya di NTRL berharap pihak promotor bisa memboyong musisi-musisi dunia lainnya untuk tampil di Yogyakarta.

“Mungkin Black Sabbath, Slipknot atau Motley Crue bisa diboyong ke JogjaROCKarta di tahun-tahun berikutnya,” ungkap Bagus.

JogjaROCKart 2020

Tidak hanya penampilan dari para musisi yang mendapatkan perhatian yang sangat luar biasa dari para penggemar musik cadas yang berdatangan ke Stadion Kridosono, penjualan tiket Presale 1 JogjaROCKarta Festival 2020 pun mengalami hal yang serupa. Setidaknya ada ratusan penonton JogjaROCKarta 2019 berbondong-bondong dan mengantre untuk membeli tiket pertunjukan musik yang siap memboyong Scorpions dan Whitesnake ke Yogyakarta pada Maret 2020 mendatang.

Scorpions dan Whitesnake akan menjadi bintang utama dalam JogjaROCKarta #4. Festival musik rock internasional yang memasuki tahun keempat ini, akan digelar di Stadion Kridosono pada 1 Maret 2020.

"Ini akan jadi hal yang ditunggu-tunggu pecinta musik rock di Indonesia, apalagi bagi mereka yang sudah lama tidak menyaksikan konser Scorpions dan Whitesnake secara langsung," ujar Anas Syahrul Alimi.

Scorpions adalah sebuah grup musik asal Hanover, Jerman yang terbentuk lebih dari 50 tahun yang lalu.

Serupa dengan Scorpions, Whitesnake sebagai salah satu band yang akan tampil di JogjaROCKarta #4 | 2020 pun telah menghasilkan banyak sekali album sejak pertama kali mereka terbentuk pada 1977 di Inggris. 



Sumber: Suara Pembaruan