Taylor Swift Minta Dukungan Penggemar

Taylor Swift Minta Dukungan Penggemar
Taylor Swift ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / IDS Jumat, 15 November 2019 | 13:00 WIB

Los Angeles, Beritasatu.com - Sebuah tagar #IStandWithTaylor menjadi topik terhangat yang diperbincangkan di Twitter setelah penyanyi Taylor Swift mengajak para penggemarnya untuk menyatukan suara dukungan. Diketahui, pada Jumat (15/11), Swift mengunggah sebuah cuitan di Twitter dan Instagram Story mengenai konflik antara dirinya dan duet produser, Scott Borchetta dan Scooter Braun.

Pelantun Lover ini menceritakan detail masalah yang kembali bersinggungan dengan Borchetta yang merupakan mantan kepala labelnya di Big Machine Records, dan mitra barunya, Braun. Swift mengungkapkan bahwa dirinya akan menerima penghargaan bergengsi, Artist of the Decade oleh AMA tahun ini.

Saat mendapat kabar gembira tersebut, ia pun lantas berencana untuk menyuguhkan penampilan spesialnya di atas panggung. Ia ingin masyarakat dunia menikmati tembang-tembang hits yang ia rilis dalam satu dekade terakhir ini. Namun, rencana itu kemudian dibuyarkan oleh Borchetta dan Braun dengan alasan hak cipta.

Borchetta memang memiliki hak cipta atas seluruh karya milik Swift saat ia masih bergabung di perusahaan rekaman tersebut, dari 2005 hingga 2017. Artinya, semua lagu yang ditulis, direkam, dan dinyanyikan Swift dimiliki sepenuhnya oleh Borchetta dan Braun.

“Scott Barchetta dan Scooter Braun baru saja mengatakan bahwa aku tidak diizinkan untuk tampil dengan lagu-lagu lamaku di televisi karena mereka mengklaim harus dilakukan rekaman ulang pada musikku," ungkap Taylor Swift dalam foto unggahannya.

Selain itu, Borcheta dan Braun juga menolak penggunaan musik lama Swift maupun footage penampilannya untuk proyek film dokumenter Taylor bersama Netflix. Padahal dalam proyek itu tidak disebutkan nama keduanya atau pun nama Big Machine Records.

Perempuan berambut pirang ini membagikan apa yang dialaminya ke media sosial untuk mengingatkan para artis lain jika berhadapan dengan masalah yang sama dengan dirinya. Menurut Swift, kedua pria itu tidak terlibat sama sekali dalam penulisan lagu miliknya.

"Jadi dari sinilah aku meminta bantuan kalian. Tolong biarkan Scott Barchetta dan Scooter Braun tahu bagaimana perasaan kalian tentang hal ini," tulis Swift.

Tim Swift sebelumnya telah berusaha untuk menyelesaikan masalah ini secara pribadi namun tidak ada hasil sama sekali. Seluruh rencana manggung yang telah disusun tim Taylor Swift hingga November 2020 harus melakukan perombakan ulang akibat situasi ini.

"Aku mencintai kalian teman-teman dan aku pikir kalian harus tahu apa yang sedang terjadi," itulah kalimat penutup yang disampaikan Taylor.



Sumber: Suara Pembaruan