Widi ‘Maliq & D’Essential’ Ditantang Racik Ulang Jingle Campina

Widi ‘Maliq & D’Essential’ Ditantang Racik Ulang Jingle Campina
Mustofa Saadji, brand Manager PT Campina Ice Cream Industry Tbk (dua kiri) dan musisi Widi Puradiredja (tiga kiri) menerangkan racik ulang jingle Campina di Bandung, Kamis (8/2/2020) ( Foto: Ist / Ist )
Mardiana Makmun / MAR Jumat, 7 Februari 2020 | 21:40 WIB

BANDUNG, Beritasatu.com – Musisi Widi Puradiredja sekaligus personel grum Maliq & D’Essential digaet es krim Campina untuk menciptakan jingle. Widi ditantang meracik ulang jingle lama yang dirasa sudah usang dan tak cocok dengan generasi zilenial dan milenial.

“Buat saya, ini merupakan kehormatan yang besar dipercaya dapat meracik ulang Jingle dari brand ice cream legendaris ini. Secara pribadi saya juga menyukai es krim Campina yang kerap dapat mendongkrak mood saya menjadi semakin baik dan menjadi panganan favorit, sehingga kesempatan untuk dapat meracik ulang Jingle nya tentu memberikan pengalaman yang mengesankan. Setelah melalui beberapa diskusi yang dilakukan secara intensif dengan pihak Dwisapta selaku creative agency dari Campina, di kesempatan ini, saya persembahkan hasil kolaborasi dengan tim Campina dengan harapan Jingle ini semakin gampang di kenang”, terang Widi dalam keterangan pers.

Mustofa Saadji, brand Manager PT Campina Ice Cream Industry Tbk (Campina) mengatakan, “Saat ini, konsumen utama Campina adalah para generasi millenial dan zillenial. Karena itu, penting untuk meracik ulang jingle agar sesuai dengan selera musik anak sekarang,” kata Mustofa.

Perubahan yang dilakukan pada Jingle Campina, tegas Mustofa, bukanlah merombak secara keseluruhan Jingle yang sudah ada, tetapi lebih mendaur ulang Jingle yang sudah ada dengan beberapa bagian dari Jingle tersebut yang tetap di pertahankan dan beberapa bagian lainnya di tambahkan liriknya dan di re-make kembali musiknya.

Brand Campina pertama kali memperkenalkan Jingle iklannya di tahun 1981 dengan diiringi musik yang memiliki ciri khas. Sejak saat itu Jingle Campina sudah mengalami tiga kali penggubahan atau re-arrangement yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman.



Sumber: Investor Daily