Ditemukan, Cara Baru Kurangi Kebiasaan Mendengkur
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Ditemukan, Cara Baru Kurangi Kebiasaan Mendengkur

Senin, 22 Juni 2015 | 08:57 WIB
Oleh : Mutia Nugraheni / MUT

Mendengkur jadi masalah tidur yang dialami oleh banyak kaum pria dan wanita. Pada beberapa orang, mendengkur ini bahkan dalam kondisi yang parah karena menghambat jalan napas saat tidur. Kini, sebuah penelitian terbaru mengungkap kalau sebuah latihan sederhana pada lidah dan mulut bisa mengurangi frekuensi mendengkur.

Peneliti asal Brasil melakukan penelitian dengan melibatkan pasien yang memiliki masalah tidur ringan atau yang memiliki kebiasaan mendengkur kronis. Para pasien ada yang dilatih sistem pernapasan dengan benar dan ada yang dilatih untuk melakukan empat jenis latihan gerakan lidah dan mulut. Latihannya dengan menekan ujung lidah ke atas dan menggesernya ke belakang, lalu mengisap lidah ke atas dan menekan ke langit-langit mulut. Setelah itu menekan lidah belakang ke dasar mulut sekaligus menjaga ujung lidah bersentuhan dengan gigi bagian depan bawah.

Sebagian pasien diminta melakukan latihan ini 20 kali, dengan frekuensi tiga kali sehari selama tiga bulan. Sementara pasien lainnya diminta secara teratur melakukan sistem pernapasan dengan benar. Pada akhir penelitian, kelompok dengan latihan sistem pernapasan tidak terlihat perbaikan yang signifikan dalam frekuensi mendengkur. Sementara pasien yang melakukan latihan lidah dan mulut frekuensi mendengkurnya berkurang hingga 36 persen.

"Penelitian ini membuktikan bahwa tiap orang dapat meningkatkan kesehatan mereka sendiri dengan perubahan perilaku sederhana yang dapat dilakukan sendiri," kata Dr. Barbara Phillips, dari American College of Chest Physicians.

Mendengkur biasanya terjadi ketika otot-otot di tenggorokan, lidah, dan langit-langit mulut dalam kondisi rileks. Hal ini menutup sebagian jalan napas dan menjadi mengeluarkan bunyi saat bernapas. Efeknya suara kencang pun muncul. Dalam gangguan tidur obstruktif, sumbatan jalan napas lebih parah, kadang sangat menghambat jalan napas sehingga aliran udara berkurang dan membuat seseorang mengalami kesulitan napas saat tidur.

Sumber:Yahoo


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Menkes India: Penyakit Gaya Hidup Bisa Dicegah dengan Yoga

“Yoga adalah kombinasi dari tubuh, hati, akal dan jiwa.”

KESEHATAN | 22 Juni 2015

9 Kategori Pasien yang Disarankan Tidak Berpuasa

Ada sejumlah pasien karena kondisi sakitnya tidak memungkinkan untuk berpuasa.

KESEHATAN | 22 Juni 2015

5 Prinsip Sehat Selama Berpuasa

Berolahraga saat berpuasa memiliki dampak positif.

KESEHATAN | 22 Juni 2015

Jalani Puasa Ramadan, Jangan Terkecoh Mitos

Makan sahur yang berlebihan akan membuat seseorang yang berpuasa menjadi tidak produktif.

KESEHATAN | 22 Juni 2015

Kenali Gangguan Sistem Empedu

Setiap penyakit yang memengaruhi kandung empedu dianggap sebagai penyakit kandung empedu.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Menkes: Kebutaan Belum Jadi Prioritas Pemerintah

"Kementerian Kesehatan masih fokus menurunkan risiko kematian ibu dan anak yang mencapai 100.000 jiwa per tahun."

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Menkes Imbau WNI yang Akan ke Korsel dan Arab Waspadai MERS

Imbauan untuk WNI yang berencana beraktivitas di Arab Saudi atau Korea Selatan.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Presiden Kembali Tegaskan Pemegang KIS Wajib Dilayani

"Meskipun pemegang kartunya tidak bayar, tetapi pemerintah yang membayar. Laporkan jika tidak dilayani dengan baik," kata Presiden Joko Widodo.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Farah Quinn Pilih Bikram Yoga

Bikram yoga yang dilakukannya juga untuk menyeimbangkan olahraga di gym yang dinilai membuat tubuhnya menjadi kaku

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Ringgo Ingin Seriusi Yoga

Ringgo yakin yoga bisa memberikan energi positif untuk selalu bersikap optimis.

KESEHATAN | 21 Juni 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS