Anas Didesak Laporkan 5 Nama Terkait Century ke KPK
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Anas Didesak Laporkan 5 Nama Terkait Century ke KPK

Selasa, 5 Maret 2013 | 16:19 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta - Anggota Timwas Century DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD), Didi Irawadi Syamsuddin, mendesak mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum membuka lima nama baru yang dianggap terlibat kasus Bank Century yang disebut-sebut pasca Tim Kecil dari Timwas mengunjungi kediamannya.

Menurut Didi, tak ada gunanya bila Anas tak segera mengungkap nama-nama, yang dia sampaikan ke anggota Tim Kecil Timwas, ke KPK.

"Untuk apa digoreng-goreng di Timwas Century, silahkan saja bawa langsung ke KPK. Kalau memang bukti-bukti dan fakta-fakta silahkan saja bawa ke KPK," kata Didi di Jakarta, Selasa (5/3).

Namun pernyataan Didi Irawadi itu justru dikritik oleh anggota Timwas lainnya dari Fraksi PPP, Ahmad Yani, yang menganggapnya sangat emosional.

"Sepertinya dia (Didi) tidak paham tugasnya Timwas. Kita susah menanggapi yang tidak mengerti tugas Timwas," kata Yani.

Yani juga mengatakan bahwa dirinya memang melihat kecenderungan Didi terlalu emosional menanggapi apa-apa terkait Anas, khususnya yang terkait kasus Bank Century.

"Seharusnya santai saja," tutur Yani.

Sebelumnya, Tim Kecil dari Timwas Century DPR berkunjung ke kediaman Anas di Jakarta Timur. Dalam pertemuan itu, beberapa fakta baru muncul termasuk ungkapan Anas bahwa ada lima nama baru yang menurutnya tahu jelas soal kasus Bank Century.

Didi sendiri merupakan salah satu dari 10 anggota Timwas itu. Sayangnya, saat berkunjung ke kediaman Anas, Didi memilih untuk tak datang.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dahlan: Direktur Operasional Adhi Karya Sudah Dipecat

"Soal siapa yang menggantikannya, kami serahkan kepada Dirut Adhi Karya untuk mencarikan siapa yang akan menduduki posisi yang ditinggalkan Teuku Bagus," ujar Dahlan.

NASIONAL | 5 Maret 2013

Skandal Century Berawal Dari Pinjaman Jangka Pendek

Setidaknya ada 18 peristiwa penting terkait kasus Bank Century saat itu, sebagian penuh kejanggalan.

NASIONAL | 5 Maret 2013

Gerindra Kritik Rencana KPK ke AS

Rencana KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Washington, Amerika Serikat, mendapat penolakan dari berbagai kalangan, termasuk Partai Gerindra.

NASIONAL | 5 Maret 2013

BNPB: Curah Hujan Tidak Setinggi Januari

Menurut BNPB Hujan akan berkurang, dan Jakarta relatif aman dari ancaman banjir.

NASIONAL | 5 Maret 2013

Kondisi Bendung Katulampa

Petugas Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, ketinggian Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, pada pukul 16.30 WIB mencapai 70 centimeter dengan status siaga IV banjir.

NASIONAL | 5 Maret 2013

Akil Muchtar Temui Komisi III DPR

Hakim Konstitusi Akil Mochtar siang ini akan menemui Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat.

NASIONAL | 5 Maret 2013

KPU Wajib Jalankan Fatwa MA Soal PKPI

"Apabila dalam jangka waktu 3 hari kerja setelah dikeluarkan Keputusan Bawaslu, tidak diajukan gugatan ke PTTUN, maka para pihak yang berkepentingan dianggap telah menerima Keputusan Bawaslu."

NASIONAL | 5 Maret 2013

Mahfud MD Tak Tahu Dilirik KPK Jadi Penasehat

"Belum saya belum mendengar. Jadi saya belum bisa berkomentar."

NASIONAL | 5 Maret 2013

KPK Diminta Usut Anggaran Kemdikbud

"Kita temukan Rp 10 triliun tunjangan guru masih mengendap, kita tidak tahu adanya dimana, bunganya bagaimana, maka kita serahkan ke KPK."

NASIONAL | 5 Maret 2013

KPK Periksa Direktur PT. Duta Motor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Direktur PT Duta Motor Hadi Wijaya terkait penyidikan kasus korupsi Hambalang.

NASIONAL | 5 Maret 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS