Kecil Kemungkinan PDIP Usung Jokowi Jadi Capres

Kecil Kemungkinan PDIP Usung Jokowi Jadi Capres

Senin, 25 Maret 2013 | 23:02 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / HA

Jakarta - Elektabilitas dan popularitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden (capres) terus meningkat setelah berbagai jajak pendapat mensejajarkan dia dengan nama-nama capres lain yang lebih dahulu berkecimpung di kancah politik nasional.

Akan tetapi, kemungkinan Jokowi diusung sebagai capres oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) cukup kecil. Jokowi diharapkan dapat menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jakarta.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Eriko Sotarduga menyampaikan harapannya Jokowi akan menepati janji untuk menjalankan tugas sebagai Gubernur Jakarta.

"Kami berharap Pak Jokowi akan memenuhi dan menepati janjinya dalam menjalankan tugas yang sudah diberikan partai dan masyarakat Jakarta yakni memimpin Jakarta sampai 2017," kata Eriko di Jakarta, Senin (25/3).

Eriko mengungkapkan, PDIP tentu bangga jika Jokowi mendapat penilaian positif dari masyarakat. Hal tersebut membuat PDIP tertantang untuk memberikan pendidikan kader.

"Elektabilitas Jokowi yang meningkat tentu membanggakan buat PDIP. Artinya, masyarakat dan media menilai kader kami baik dan sesuai harapan dan yang diinginkan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mengatakan, PDIP belum memutuskan capres yang akan diusung pada pemilihan presiden (pilpres) 2014 mendatang.

"Secara normatif, PDIP belum tentukan capres. Semua diserahkan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri," kata Maruarar.

Pria yang akrab dipanggil Ara ini menuturkan, Jokowi belum layak diusung sebagai capres maupun calon wakil presiden. Jokowi yang merupakan mantan Wali Kota Solo itu harus membuktikan janjinya membawa perubahan di Jakarta.

"Jokowi harus bisa buktikan kepercayaan rakyat Jakarta. Buktikan bahwa ada perubahan di Jakarta. Terutama memberi solusi atas masalah banjir dan kemacetan," tutur Ara.

Ara yakin Jokowi tidak akan berpindah ke partai lain demi mengejar posisi capres atau cawapres.

"Jokowi itu kader partai yang loyal dan ideologis. Jokowi sudah dua kali jadi Wali Kota Solo dan diusung PDIP menjadi Gubernur Jakarta atas rekomendasi Ibu Mega. Tidak mungkin Jokowi pindah partai. Jokowi sangat mencintai partai ini," tegas Ara.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rasyid Divonis 6 Bulan Masa Percobaan

Rasyid Rajasa akhirnya divonis 6 bulan hukuman percobaan dengan pidana hukum 5 bulan.

NASIONAL | 25 Maret 2013

Dahlan Iskan Tolak Jadi Ketua Umum Demokrat

Dalam jangka pendek fokus Dahlan, antara lain, bersama Gubernur DKI Jakarta mengatasi berbagai keruwetan di Ibu Kota

NASIONAL | 25 Maret 2013

Hanura: PKPI Lawan Berat di Pemilu 2014

"Tentu ini (lolosnya PKPI) akan membuat lebih semarak lagi persaingan Parpol dalam merebut simpati rakyat pada pemilu 2014. PKPI merupakan lawan yang tangguh."

NASIONAL | 25 Maret 2013

Diduga Lakukan Maladministrasi, Ombudsman Minta Meneg BUMN Tegur Telkom

PT Telkom diduga melakukan maladministrasi terkait belum dibayarkannya sisa uang pensiun karyawan perusahaan BUMN tersebut.

NASIONAL | 25 Maret 2013

Kawasan Segitiga Terumbu Karang Jadi Paru-paru Dunia

Segitiga Terumbu Karang Dunia merupakan kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati laut paling kaya di dunia.

NASIONAL | 25 Maret 2013

Penerima Dana Hibah Harus Diseleksi secara Ketat

Banyaknya temuan penyalahgunaan dana hibah dan bansos mengindikasikan masih banyak masyarakat atau lembaga penerima yang tidak memahami penggunaan dana hibah dan bansos.

NASIONAL | 25 Maret 2013

Urus Hibah untuk Madura United, Achsanul Qosasih Dilaporkan ke BK

"Jadi laporannya dia (Achsanul) membuat proposal untuk mengajukan ke klub bola. Jadi (dananya) bukan ke dia."

NASIONAL | 25 Maret 2013

BK DPR Putuskan Nasib Zulkarnaen Djabar Pekan Depan

"Kalau dalam pekan ini tida ada balasan dari KPK, kita putuskan sendiri. Ya antara Senin, Selasa, atau Rabu-lah."

NASIONAL | 25 Maret 2013

Ruang Kerja Wali Kota Bandung Digeledah KPK

"Perlu diinformasikan bahwa saat ini penyidik sedang melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap Hakim ST (Setyabudi Tejocahyono) di ruang kerja Wali Kota Bandung."

NASIONAL | 25 Maret 2013

KPK Geledah Pengadilan Negeri Bandung

Penggeledahan dilakukan di sejumlah ruangan.

NASIONAL | 25 Maret 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS