ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dua Fitnah Terbesar yang Diabadikan di Dalam Al-Qur’an

Penulis: Rizky Aulia Isyatami Hidayat | Editor: ADP
Selasa, 8 Agustus 2023 | 11:38 WIB
Ilustrasi Al Quran.
Ilustrasi Al Quran. (Pexels)

Jakarta, Beritasatu.com – Fitnah merupakan tindakan tercela. Korban Fitnah akan mengalami kerugian yang besar. Fitnah dalam Al-Qur’an disebut sebagai tindakan yang lebih kejam dari pembunuhan. Berkaitan dengan hal ini, terdapat dua fitnah terbesar yang diabadikan oleh Al-Qur’an.

Hal tersebut sebagaimana yang termaktub dalam surah Al-Baqarah ayat 191 sebagai berikut.

وَاقْتُلُوْهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوْهُمْ وَاَخْرِجُوْهُمْ مِّنْ حَيْثُ اَخْرَجُوْكُمْ وَالْفِتْنَةُ اَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ۚ وَلَا تُقٰتِلُوْهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتّٰى يُقٰتِلُوْكُمْ فِيْهِۚ فَاِنْ قٰتَلُوْكُمْ فَاقْتُلُوْهُمْۗ كَذٰلِكَ جَزَاۤءُ الْكٰفِرِيْنَ

Artinya: "Bunuhlah mereka (yang memerangimu) di mana pun kamu jumpai dan usirlah mereka dari tempat mereka mengusirmu. Padahal, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Lalu janganlah kamu perangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangimu di tempat itu. Jika mereka memerangimu, maka perangilah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir."

ADVERTISEMENT

Mengutip penjelasan dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) kata fitnah di atas berarti berarti perbuatan yang menimbulkan kekacauan. Kegiatan tersebut seperti mengusir orang dari kampung halamannya, merampas harta, menyakiti orang lain, menghalangi orang dari jalan Allah SWT atau bahkan melakukan kemusyrikan.

Besarnya bahaya fitnah yang telah Al-Qur’an sebutkan tersebut, Prof. Nasaruddin Umar dalam bukunya Jihad Melawan Religious Hate Speech menyebut terdapat dua fitnah terbesar yang diabadikan Al-Qur’an. Apa saja itu? Berikut Penjelasannya!

Pertama, fitnah yang dari para pembesar Mesir yang menjebak Nabi Yusuf dengan seorang perempuan dari kalangan keluarga kerajaan.

Kisah tentang Nabi Yusuf ini terdapat dalam surah Yusuf. Salah satu ayat yang menegaskan bahwa fitnah jatuh kepada beliau ditegaskannya dalam surah Yusuf ayat 52 berikut:

ذٰلِكَ لِيَعْلَمَ اَنِّيْ لَمْ اَخُنْهُ بِالْغَيْبِ وَاَنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِيْ كَيْدَ الْخَاۤىِٕنِيْنَ ۔

Artinya: "(Yusuf berkata,) "Yang demikian itu agar dia (Al-Aziz) mengetahui bahwa aku benar-benar tidak mengkhianatinya ketika dia tidak ada (di rumah) dan bahwa sesungguhnya Allah tidak meridhoi tipu daya orang-orang yang berkhianat."

Dalam Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia disebutkan bahwa ayat ini menerangkan pengakuan istri Al-’Azīz yang mengaku bahwa ia yang menggoda Nabi Yusuf. Dalam kondisi tersebut Nabi Yusuf tetap enggan dan berpaling dari ajakannya sebab takut kepada Allah Yang Maha Melihat dan Mengetahui.

Pengakuan tersebut juga menjadi bukti tentang kejujuran Nabi Yusuf bahwa beliau tidak berbohong.Selain itu, IstrinyaAl-’Azīz juga berterus terang setelah memfitnah Nabi Yusuf sebab agar suaminya mengetahui bahwa kekuatan iman Nabi Yusuf yang telah menyelamatkan mereka dari perbuatan keji.

Kedua, fitnah terhadap Sayyidah Aisyah yang diucapkan oleh Abdullah bin Ubay bin Abi Salul.

Peristiwa fitnah kedua yang diabadikan dalam Al-Qur'an adalah fitnah yang menimpa Sayyidah Aisyah yang dituduh berselingkuh dengan sahabat Shafwan bin Mu’aththal. Kabar tersebut tersiar dari fitnah yang dilakukan oleh pemimpin kaum Munafik, Abdullah bin Ubay bin Saul.

Karena fitnah tersebutlah Allah menurunkan surah An-Nur ayat 11. Peristiwa di atas juga menjadi sebab turunnya ayat ini.

اِنَّ الَّذِيْنَ جَاۤءُوْ بِالْاِفْكِ عُصْبَةٌ مِّنْكُمْۗ لَا تَحْسَبُوْهُ شَرًّا لَّكُمْۗ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۗ لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ مَّا اكْتَسَبَ مِنَ الْاِثْمِۚ وَالَّذِيْ تَوَلّٰى كِبْرَهٗ مِنْهُمْ لَهٗ عَذَابٌ عَظِيْمٌ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah kelompok di antara kamu (juga). Janganlah kamu mengira bahwa peristiwa itu buruk bagimu, sebaliknya itu baik bagimu. Setiap orang dari mereka akan mendapat balasan dari dosa yang diperbuatnya. Adapun orang yang mengambil peran besar di antara mereka, dia mendapat azab yang sangat berat.

Demikianlah dua fitnah terbesar yang diabadikan oleh Al-Quran. Semoga bermanfaat, wallahu’alam.



Bagikan

BERITA TERKAIT

5 Hadis Tentang Rasa Bersyukur umat Muslim Wajib Tahu

5 Hadis Tentang Rasa Bersyukur umat Muslim Wajib Tahu

NASIONAL
Doa agar Tidak Dendam Saat Disakiti Orang Lain

Doa agar Tidak Dendam Saat Disakiti Orang Lain

NASIONAL
6 Buah Penurun Kolesterol yang Disebut dalam Al-Qur’an

6 Buah Penurun Kolesterol yang Disebut dalam Al-Qur’an

NASIONAL
Bolehkah Baca Al-Qur’an Melalui Ponsel? Ini Hukumnya

Bolehkah Baca Al-Qur’an Melalui Ponsel? Ini Hukumnya

NASIONAL
Ini Sepak Terjang Edwin Wagensveld yang Robek Al-Qur’an di Depan Kedubes RI di Belanda

Ini Sepak Terjang Edwin Wagensveld yang Robek Al-Qur’an di Depan Kedubes RI di Belanda

INTERNASIONAL
Belasan Al-Qur'an Ditemukan di Saluran Irigasi Sawah di Lumajang

Belasan Al-Qur'an Ditemukan di Saluran Irigasi Sawah di Lumajang

NUSANTARA

BERITA TERKINI

Soal Pemanggilan Wamenkumham, KPK: Tunggu Minggu Ini

Soal Pemanggilan Wamenkumham, KPK: Tunggu Minggu Ini

HUKUM & HANKAM 41 menit yang lalu
Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT