ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini 3 RS yang Ditegur Kemenkes Akibat Perundungan Calon Dokter Spesialis

Penulis: Medikantyo Junandika Adhikresna | Editor: RZL
Jumat, 18 Agustus 2023 | 08:12 WIB
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya (kiri) dan Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Murti Utami (kanan) dalam konferensi pers secara daring terkait kasus perundungan terhadap peserta didik program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di rumah sakit naungan Kemenkes, Kamis, 17 Agustus 2023.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya (kiri) dan Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Murti Utami (kanan) dalam konferensi pers secara daring terkait kasus perundungan terhadap peserta didik program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di rumah sakit naungan Kemenkes, Kamis, 17 Agustus 2023. (Beritasatu.com / Medikantyo Adhikresna)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak tiga rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan mendapatkan teguran akibat ditemukannya praktik perundungan (bullying) calon dokter spesialis peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS). Kemenkes akan menindak tegas praktik-praktik serupa sehingga tidak terjadi lagi.

"Kami telah melakukan validasi sebanyak 44 laporan dugaan perundungan di rumah sakit yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan. Sebanyak 12 laporan terjadi di tiga rumah sakit dan telah selesai kami investigasi. Sementara 32 laporan di delapan rumah sakit sedang dalam proses investigasi," kata Inspektur Jenderal Kemenkes, Murti Utami dalam konferensi pers secara daring, Kamis (17/8/2023).

Adapun tiga rumah sakit yang mendapat teguran Kemenkes ialah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dan Rumah Sakit Adam Malik Medan.

ADVERTISEMENT

Kemenkes sejak Juli 2023 telah membuka berbagai kanal pengaduan, diantaranya melalui aplikasi percakapan dan laman resmi Kemenkes. Murti Utami menyampaikan sejauh ini Kemenkes telah menerima sebanyak 91 laporan dugaan perundungan yang dialami peserta didik PPDS.

"Untuk kebijakan-kebijakan tersebut selama ini telah dilakukan sosialisasi," ungkap Murti.

Adapun bentuk perundungan kepada peserta didik PPDS dalam lingkungan rumah sakit di bawah naungan Kemenkes terbilang beragam. Diantaranya permintaan biaya kepada para calon dokter spesialis terkait pelayanan atau penelitian, yang tidak seharusnya dilakukan atau dikenakan.

Selain itu, para calon dokter spesialis juga mendapatkan tekanan untuk melaksanakan waktu jaga di rumah sakit berlebihan atau di luar batas wajar.

Dalam konferensi pers itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin juga mengungkap fakta mengejutkan dimana para dokter senior membuat buku panduan bullying yang isinya cenderung merundung calon dokter spesialis.

"Di buku panduan tercantum harus beliin ini, sewakan ini. Setelah kami periksa, para dokter peserta PPDS diminta keluar uang hingga puluhan juta per bulan bahkan ratusan juta per tahun," kata Budi dalam konferensi pers secara daring, Kamis (17/8/2023).

Bentuk perundungan yang dialami peserta didik PPDS lainnya ialah calon dokter spesialis seringkali dipanggil dengan nama hewan oleh seniornya. Budi mengaku miris melihat temuan yang telah merendahkan manusia itu, apalagi hal itu terjadi di rumah sakit di bawah naungan Kemenkes.

Adapun kejadian penemuan praktik bullying ini terjadi di awal 2023. Budi mengatakan saat itu viral di media sosial seorang dokter muda di sebuah rumah sakit yang memberikan respons kurang baik terhadap pasien di luar jam tugas.

Rupanya dokter muda itu memberikan respons kurang baik akibat mengalami tekanan dari tindakan perundungan oleh seniornya. Hal ini berdampak kerabat pasien yang menerima pelampiasan amarah dokter tersebut.

"Saya tidak mungkin membiarkan di rumah sakit yang dimiliki Kementerian Kesehatan terjadi praktek-praktek yang tidak menunjukkan budaya bangsa Indonesia, budi pekerti yang luhur, tetapi justru penuh cacian rasialis, kata-kata yang memanggil juniornya dengan nama hewan," ucap Budi.



Bagikan

BERITA TERKAIT

Pasien Positif Cacar Monyet Meninggal di RSCM Sempat Jalani Pengobatan di Rumah Sakit Lain

Pasien Positif Cacar Monyet Meninggal di RSCM Sempat Jalani Pengobatan di Rumah Sakit Lain

LIFESTYLE
Petinggi RSCM, RSHS, dan RS Adam Malik Bisa Dipecat jika Terlibat Bullying Calon Dokter Spesialis

Petinggi RSCM, RSHS, dan RS Adam Malik Bisa Dipecat jika Terlibat Bullying Calon Dokter Spesialis

NASIONAL
Ditegur Kemenkes, RSCM Bentuk Satgas Anti-Perundungan Calon Dokter Spesialis

Ditegur Kemenkes, RSCM Bentuk Satgas Anti-Perundungan Calon Dokter Spesialis

NASIONAL
3 Pimpinan RS Disanksi Kemenkes Akibat Perundungan Calon Dokter Spesialis

3 Pimpinan RS Disanksi Kemenkes Akibat Perundungan Calon Dokter Spesialis

NASIONAL
Terungkap Buku Panduan Bullying Calon Dokter Spesialis, Menkes: Tindak Tegas!

Terungkap Buku Panduan Bullying Calon Dokter Spesialis, Menkes: Tindak Tegas!

NASIONAL
Tegur Tiga RS, Menkes Tegas Berantas Perundungan Calon Dokter Spesialis

Tegur Tiga RS, Menkes Tegas Berantas Perundungan Calon Dokter Spesialis

NASIONAL

BERITA TERKINI

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT