Generasi Muda Partai Golkar Ajukan 5 Petisi

Generasi Muda Partai Golkar Ajukan 5 Petisi
Ilustrasi Partai Golkar ( Foto: Suara Pembaruan / Suara Pembaruan )
Carlos KY Paath / FER Selasa, 9 April 2013 | 17:10 WIB

Jakarta - Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) menyikapi dinamika dalam tubuh Partai Golkar (PG) soal proses penetapan calon anggota legislatif (caleg) yang bakal diusung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Rudolfus Jack Paskalis menyampaikan lima petisi GMPG.

"Pertama, Kami GMPG menolak caleg-caleg yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dan menolak politik uang dan nepotisme dalam proses penetapan caleg di tubuh PG," kata Paskalis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/4).

Kedua, lanjut dia, GMPG meminta kepada PG untuk mengedepankan kader-kader putra daerah serta mendesak kepada PG untuk melaksanakan keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) agar memberikan ruang dan waktu yang seluas-luasnya kepada kader-kader muda dalam Pemilu 2014 yakni sebesar 30 persen keterwakilan generasi muda.

Ketiga, tegasnya, GMPG mendesak pimpinan PG untuk menempatkan calon-calon dekresi ketua umum di tempat-tempat yang bukan lumbung suara partai.

Keempat, masih kata Paskalis, GMPG mendesak pimpinan PG untuk tidak menbgutamakan para calon-calon bupati/ wali kota dan gubernur yang sudah dinyatakan gagal dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Kelima, GMPG mendesak Tim Seleksi caleg PG yang dibentuk PG untuk membuka secara transparan dan objektif, tentang metodologi dan hasil survey bagi para caleg PG," tandasnya.

Berikut sejumlah nama-nama tokoh muda PG yang mendukung lima petisi GMPG yaitu Darwis Ismail, Jefta M Mbolik, Aleks Lakaduma, Jonson Silitonga, Hasrul Rahman, Mustafa M. Radja, Roberto Gaol, Badarudin Andi Picunang, Rosdinal Salim, Khairuddin Juraid, Mirwan B.Z Vauly, Syamsul Bahri Tanri, M. Balyah, Irwan Mariulin dan M Luthfi.

Sumber: Suara Pembaruan