Polda Banten Tangkap Pelaku Penyelundupan Imigran Ilegal
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polda Banten Tangkap Pelaku Penyelundupan Imigran Ilegal

Selasa, 21 Mei 2013 | 19:23 WIB
Oleh : Laurens Dami / B1

Serang - Pelaku penyelundupan manusia (people smuggling), Sayid Ali alias Ardi Muhamad bin Ahmad, warga Negara Iran, ditangkap Kepolisian Daerah (Polda) Banten, di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Selasa (21/5).

Penangkapan terhadap pelaku ini dilakukan karena beberapa kali Polda Banten mengamankan imigran ilegal di wilayah hukum Banten.

Anggota Polda Banten berhasil menyita barang bukti berupa uang sebanyak US $ 55.500, ponsel merk Nokia, ponsel buatan China, ponsel Esia, dua tas, dua dompet, serta tiga paspor.

Pelaksana Harian (Plh) Kanit II, Subdit I, Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum), Polda Banten, AKP Nani Rusiani menyatakan, penangkapan terhadap tersangka merupakan hasil pengembangan kasus penyelundupan imigran, yang ditangkap pada 8 Mei 2013 lalu di Pandeglang, dengan tersangka Habib Abdullah.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Habib Abdullah, polisi akhirnya bisa mengetahui nama tersangka Sayid yang diduga sebagai jaringan penyelundup manusia dari Irak dan Iran menuju Australia yang kerap transit di Indonesia, yaitu di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat.

Polisi yang melakukan pengintaian, baru bisa melakukan penangkapan terhadap tersangka, Selasa (21/5) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB, saat tersangka baru datang dari Bali. “Setelah dicek dan dikonfirmasi tersangka ada di Indonesia, akhirnya tim dari Direskrimum langsung menangkapnya saat pulang dari Bali,” jelas AKP Nani Rusiani di Serang, Selasa (21/5).

Selain menangkap tersangka, polisi juga sempat mengamankan tiga orang lainya yang diketahui sebagai keluarga dan pembantunya, yaitu Husain Tazdon, Yekone dan Husain Bin Ardi Aleh, di apartemen tersebut. Namun ketiganya sudah kembali dilepaskan. “Mereka kami bebaskan karena tidak terlibat dalam kasus tersebut. Yang kami amankan hanya tersangka Sayid Ali alias Ardi Muhamad bin Ahmad ,” ujarnya.

AKP Nani Rusiani mengaku, belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait jaringan dari tersangka Sayid ini, karena hingga saat ini, masih dilakukan pemeriksaan intensif. “Tersangka dijerat pasal pasal 120, Ayat 2, Undang-Undang No 6 /2011 tentang Keimigrasian,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya 53 imigran yang berasal dari Banglades, Afganistan, Myanmar diamankan Polair Polda Banten, di Perairan Pasauran Anyer, Kabupaten Serang, Senin (8/4) dini hari. Sehari setelah mengamankan 53 imigran itu, Selasa (9/4) Polda Banten dan Mabes

Polri juga mengamankan sebanyak 42 imigran gelap asal Iran dan Irak, di Kampung Baru, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Bahkan masih di bulan yang sama, sebanyak 47 imigran gelap yang berasal dari Iran juga diamankan. Puluhan imigran itu terdiri atas 13 wanita, 29 pria dan 5 bayi.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pekerjaan Simulator Didasari 'Gentleman Agrement'

Atas perbuatannya, Djoko diduga memperkaya diri sendiri mencapai Rp 32 miliar.

NASIONAL | 21 Mei 2013

Hingga 2017, BPSDM KP Tambah 15.320 Tenaga Penyuluh Perikanan

Dalam rangka meningkatkan profesional penyuluh, BPSDM KP menyerahkan bantuan kepada penyuluh perikanan di seluruh Indonesia dengan total nilai Rp9,75 M

NASIONAL | 21 Mei 2013

Djoko Susilo Berikan Rekomendasi untuk PT CMMA dapatkan KMK

Andip menjelaskan bahwa kepentingan klarifikasi tersebut untuk memastikan bahwa benar ada pembiayaan proyek simulator dan bukan pembiayaan untuk proyek fiktif.

NASIONAL | 21 Mei 2013

Penanganan Kasus Kurang Bayar Sjamsul Nursalim Masih Macet

Sjamsul diwajibkan menyerahkan aset miliknya ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) guna membayar utang BLBI Rp 3,6 triliun.

NASIONAL | 21 Mei 2013

KPK Akan Kembali Sita Rumah Luthfi Hasan Ishaaq

Lembaga antikorupsi itu berencana menyita sebuah rumah seluas 440 meter persegi di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan.

NASIONAL | 21 Mei 2013

Jaksa Agung: Eksekusi Bupati Kepulauan Aru Harus Jalan

Dikatakan, tindakan preventif yang dilakukan kejaksaan selama ini dalam upaya eksekusi Tengko semata-mata untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum.

NASIONAL | 21 Mei 2013

PKS Cari Dukungan

Hari ini sejumlah petinggi Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera, menemui Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

NASIONAL | 21 Mei 2013

PU Ajukan Tambahan Dana "Land Capping" di APBN-P Rp 450 M

Total dana land capping yang terserap hingga saat ini baru sekitar Rp 1,5 triliun dari nilai total keseluruhan.

NASIONAL | 21 Mei 2013


8 Perwira Tinggi TNI AD Dimutasi

Langkah ini dalam rangka pembinaan organisasi serta mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis.

NASIONAL | 21 Mei 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS