Penambangan Batubara Sumalindo Terungkap
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penambangan Batubara Sumalindo Terungkap

Jumat, 5 Juli 2013 | 05:36 WIB
Oleh : Teddy Kurniawan / B1

Jakarta - Penambangan batubara yang terjadi di area lahan PT Sumalindo Hutani Jaya (SHJ) terungkap secara kasat mata dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyidangkan sengketa antara pemegang saham mayoritas dan manajemen Sumalindo dengan pemegang saham publik.

Penambangan batubara yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut tidak pernah dilaporkan dalam kegiatan perusahaan Sumalindo. Akibatnya, Sumalindo diperkirakan mengalami kerugian materi yang sangat besar jika memang Sumalindo tidak mengetahui dan terlibat dalam aktivitas penambangan tersebut. Demikian kesimpulan hasil persidangan yang mendatangkan saksi Wibowo, General Manager dari PT EarthLine (4/7/2013).

“Dalam citra satelit yang berhasil kami dapatkan, di wilayah hutan yang dikelola Sumalindo, tampak di beberapa wilayah terjadi penambangan secara besar-besaran di kawasan hutan yang dikuasai oleh Sumalindo,” jelas Wibowo.

“Dari gambar satelit beberapa tahun lalu itu, mudah sekali untuk melihat kegiatan penambangan di areal Sumalindo, bahkan penambangan ini tergolong besar-besaran, baik pada segi luas area dalam satu titik penambangan maupun pada sebaran titik penambangannya”, lanjut Wibowo.

Sumalindo Lestari Jaya merupakan perusahaan industri kayu olahan dan hutan tanaman industri dengan pemegang Hak Pengusahaan Hutan di Indonesia. Sumalindo menguasai lebih dari 840 ribu hektare hutan alam dan 73 ribu hektare hutan tanaman industri (HTI).

Saksi Wibowo mendeskripsikan foto-foto hasil citra satelit dari tahun 2009, 2010, hingga tahun 2011 dan 2012.

“Dalam foto satelit dengan resolusi 2,5 x 2,5 m setiap pixel terlihat adanya aktivitas penambangan di beberapa titik lahan seperti yang terlihat dari aktifitas eksplorasinya maupun pada jalan-jalan yang digunakan untuk kegiatan penambangan batubara tersebut”, tegas Wibowo.

Pengacara penggugat, Wahyu Hargono, mengatakan bahwa Sumalindo tidak pernah melaporkan semua kegiatan penambangan di wilayah lahan Sumalindo dalam laporan tahunan perusahaan. Dalam persidangan ini, kami ingin mengungkap dan membuktikan adanya pengelolaan perusahaan yang tidak transparan yang berakibat pada buruknya kinerja perusahaan dan kerugian banyak pihak.

“Berdasarkan keterangan saksi Wibowo, jelas Sumalindo tidak terbuka dan menutup-nutupi kegiatan penambangan yang sudah berlangsung bertahun-tahun tersebut," jelas Wahyu.

“Bukti foto satelit yang terungkap dalam pengadilan adalah potret kenakalan manajemen Sumalindo dan pemegang saham mayoritas (Putra Sampoerna dan Hasan Sunarko), yang menyebabkan Sumalindo terus merugi, bahkan sampai hampir bangkrut”, tandas Wahyu.

Sebagaimana diketahui, pemilik saham publik Sumalindo menggugat PT Sumalindo Lestari Jaya secara perdata yang melibatkan direksi dan pemegang saham mayoritas Sumalindo karena dianggap telah melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang secara sengaja yang mengakibatkan kerugian kepada perusahaan secara keseluruhan, khususnya kerugian pada pemegang saham minoritas atau publik.

Menurut pemegang saham publik, yang terjadi pada Sumalindo adalah kejahatan koorporasi yang berlangsung secara sistemik dan terstruktur dan telah berlangsung bertahun-tahun dengan melibatkan banyak pihak antara direksi dan pemegang saham mayoritas. Dalam gugutannya, penggugat meminta ganti rugi materil maupun non materiil sebesar kurang lebih Rp 19 triliun yang jika dikabulkan oleh pengadilan, maka uang tersebut akan diserahkan kepada tergugat pertama (PT Sumalindo Lestari Jaya) sebagai modal usaha memperbaiki kinerja perusahaan.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPIP Desak Pemerintah Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Ulama

BPIP menyayangkan terjadinya aksi kekerasan terhadap ulama, tenaga kesehatan, dan guru di sejumlah daerah di Tanah Air.

NASIONAL | 27 September 2021

Atasi Over Crowded Lapas, Ini Saran Wamenkumham

RUU Pas, RUU KUHP serta RUU Narkotika harus segera disahkan guna mengurangi kelebihan kapasitas di Lapas dan Rutan.

NASIONAL | 27 September 2021

Yusril Ajukan Judicial Review AD/ART Demokrat, SBY: Hukum Bisa Dibeli, tetapi Tidak untuk Keadilan

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono merespons adanya judicial review (hak uji materi) AD/ART Partai Demokrat

NASIONAL | 27 September 2021

Ahmad Sahroni: Banyak Harapan Publik di Punggung KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyebut banyak harapan publik yang ditaruh di punggung KPK.

NASIONAL | 27 September 2021

Panglima TNI Tidak Mau Berpolemik Soal Pernyataan Gatot Nurmantyo

Menurut Panglima TNI dugaan penyusupan pendukung PKI yang dilontarkan Gatot Nurmantyo tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

NASIONAL | 27 September 2021

Pengembang Nekat Serobot Tanah Sitaan, KPK Lapor ke Polda Banten

KPK melaporkan dugaan penyerobotan tanah sitaan terkait perkara Tubagus Chaeri Wardana ke Polda Banten. Hal ini dilakukan lantaran peringatan KPK tak diindahkan

NASIONAL | 27 September 2021

Sebut Warkopi Langgar Hak Cipta, Kemenkumham Siap Mediasi

Kemenkumham menyebut ada pelanggaran hak cipta dalam kasus Warkopi vs Warkop DKI.

NASIONAL | 27 September 2021

Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

Jalan Poros Tengah Timur atau Jalur Puncak 2 diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat wilayah Bogor Timur.

NASIONAL | 27 September 2021

Kemensos Berikan Kesempatan 9 Juta Usulan Baru PBI JK

Masyarakat juga bisa memonitor melalui fitur "usul" dan "sanggah" pada aplikasi CekBansos apakah namanya sudah terdaftar.

NASIONAL | 27 September 2021

Brando Susanto: Kantor Sekretariat DPD TMP Rumah Bersama Pemuda Milenial Kreatif

Ketua DPD Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Barat Brando Susanto meresmikan Kantor Sekretariat DPD Taruna Merah Putih Jawa Barat.

NASIONAL | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
BPIP Desak Pemerintah Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Ulama

BPIP Desak Pemerintah Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Ulama

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings