Survei PDB: Tak Ada Peserta Konvensi Demokrat Sanggup Kalahkan Jokowi

Survei PDB: Tak Ada Peserta Konvensi Demokrat Sanggup Kalahkan Jokowi
KSAD Jenderal TNI Moeldoko (kiri) membantu memakaikan rompi pelampung kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, saat bersiap menaiki perahu karet untuk menyusuri sungai Ciliwung dikawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (14/8). ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath Kamis, 10 Oktober 2013 | 16:18 WIB

Jakarta - Konvensi calon presiden yang digelar Partai Demokrat ternyata belum bisa mengalahkan elektabilitas atau tingkat keterpilihan Joko Widodo, demikian hasil survei Pusat Data Bersatu (PDB) yang dirilis ke publik Kamis (10/10). Jika pemilihan presiden digelar sekarang, Jokowi dipastikan terpilih sebagai pengganti Susilo Bambang Yudhoyono.

"Jokowi makin berkibar di atas dengan 36 persen suara. Elektabilitas peserta konvensi, sulit untuk kejar Jokowi," beber pendiri PDB, Didik J. Rachbini dalam jumpa pers bertajuk "Popularitas Capres Konvensi Demokrat vs Non-konvensi", di Jakarta.

Dia menambahkan bahwa konvensi yang digelar Demokrat tidak akan menghasilkan capres dengan elektabilitas yang tinggi.

"Sebagian besar capres dari peserta konvensi punya elektabilitas yang sangat rendah," ujar dia.

Pada bagian lain, dia mengatakan bahwa pemilih PDI Perjuangan (PDIP) mulai mengalihkan pilihan pada Jokowi. Pasalnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hanya mendapat 2,0 persen.

"Pemilih PDIP tampaknya beralih ke Jokowi. Pemilih PDIP ingin Mega jadi queenmaker," ujarnya.

Dia juga menuturkan bahwa elektabilitas Jokowi sangat jauh meninggalkan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto.

"Elektabilitas Prabowo yang beberapa waktu tidak jauh beda dengan Jokowi sekarang berada sangat jauh," tuturnya.

Berikut elektabilitas capres peserta konvensi dan non-konvensi:

Joko Widodo 36%
Prabowo Subianto 6,6%
Dahlan Iskan 5,0%
Jusuf Kalla 4,6%
Wiranto 4,0%
Aburizal Bakrie 3,0%
Mahfud Md 2,4%
Megawati Soekarnoputri 2,0%
Anies Baswedan 1,2%
Hatta Rajasa 0,8%
Gita Wirjawan 0,4%
Pramono Edhie Wibowo 0,2%
Ali Masykur Musa 0,2%
Dino Patti Djalal, Endriartono Sutarto, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie elektabilitasnya di bawah 0,2%.

Sumber: Suara Pembaruan