Logo BeritaSatu

11 Bulan, "Contact Center" 110 Polri Ditelepon 17 Juta Kali

Selasa, 10 Desember 2013 | 13:35 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / B1

Jakarta - Sejak diluncurkan pada Januari 2013 lalu, call center 110 milik Polri telah dihubungi sebanyak 17 juta kali. Namun, dari jumlah itu panggilan yang valid hanya di bawah 1% dan sisanya hanya sekadar panggilan iseng seperti empty call atau bahkan salah sambung.

Hal ini terungkap dalam kunjungan Wakapolri Komjen Oegroseno, Irwasum Irjen Anton Bachrul Alam, bersama Kompolnas, dan Ombudsman ke pusat layanan kontak 110 Polri di Citiwalk, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

"Sejak Januari sampai November ini 110 telah ditelepon sebanyak 17 juta kali, termasuk call yang kosong. Semua panggilan itu di-handle oleh agen-agen (sipil) kita. Sehingga rata-rata, per agen per hari, menerima 500 call. Kalau semua ini di-handle anggota Polri sendiri dan sehari 500 telepon, bisa lupa tugas pokok nantinya," kata Joni Santoso Direktur Utama PT Infomedia Nusantara.

Muhammad Salsabil, deputi ekseksutif GM Divisi enterprises Telkom menambahkan jika sebenarnya panggilan sebanyak 17 juta kali itu relatif rendah dibandingkan jumlah penduduk Indonesia.

"Call center ini juga menambah kecepatan Polri dalam menangani pengaduan masyarakat. Karena akan terlihat juga berapa banyak laporan yang masuk dan berapa yang yang sudah diproses. Memang juga ada call iseng, yang menggoda-menggoda, bukannya mengadukan," imbuhnya.

Dari sekitar 17 juta itu hanya 0,46% atau 80.027 call yang valid--utamanya di Jabodetabek dan Jawa Timur-- yang kemudian diteruskan ke petugas Polri.

Isi laporan valid itu adalah pelaporan kecelakaan, kriminalitas, tawuran (88,24 persen), informasi soal BPKB, SIM, dan STNK (9,27%) dan sisanya meminta pengawalan.

Untuk diketahui, Polri berobsesi untuk melayani masyarakat dengan all out. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah meluncurkan call center 110, yang selama ini mati suri, sejak Januari lalu. Layanan ini beroperasi selama 7/24 jam.

"Memang kita harapkan pelayanan Polri meningkat karena 110. Kalau sampai tidak ada penanganan dan tindak lanjut, yang salah ya polisinya. Ini mengubah mindset pelayanan cepat," tambah Oegroseno

Oegroseno menambahkan, ide pelayanan melalui telepon ini karena dalam soal pelayanan melalui telepon, polisi kalah jauh dengan McDonald, KFC, atau bahkan Blue Bird.

"Kita kalah jauh, kan? Kita ke depan juga akan bikin pengaduan oknum polisi yang nakal melalui nomor telepon khusus," sambung Oegroseno.

Mekanismenya adalah setiap penelepon yang menekan nomor 110 dari seluruh Indonesia akan otomatis tersambung dengan call center yang berada di Gedung Citiwalk, Jakarta Pusat.

Ada 100 orang operator sipil yang standby dan bekerja secara bergantian.

Dari sini, setiap identitas penelepon yang masuk akan dicatat secara detil termasuk keluhannya.

Lalu laporan itu diteruskan ke Polres yang berada di sekitar lokasi kejadian, untuk kemudian Polres yang melanjutkan ke Polsek-Polsek.

Call center ini juga akan terus memantau penyelesaian laporan masyarakat itu.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Proses Hukum, Ini Respons Kuasa Hukum

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening memandang positif arahan Presiden Jokowi agar kliennya kooperatif menghadapi proses hukum di KPK.

NEWS | 26 September 2022

Lukas Enembe Main Judi Buat Cari Hiburan Saat Sakit

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin membenarkan kliennya memang bermain judi pada beberapa kasino.

NEWS | 26 September 2022

Budayawan Betawi Sebut PR Anies Baswedan Masih Banyak

Budayawan Betawi, Ridwan Saidi, ikut mengkritisi capaian kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama lima tahun menjabat.  

NEWS | 26 September 2022

Jadi Polemik, Ini Penjelasan Nadiem Soal Shadow Team

Menurut Nadiem, shadow team ini merupakan vendor berada di bawah BUMN PT Telkom Indonesia yang diberi nama GovTech Edu.

NEWS | 26 September 2022

Jubir Lukas Enembe Tantang Mahfud soal Rp 1.000 T untuk Dana Otsus Papua

Jubir Gubernur Papua, Lukas Enembe, Muhammad Rivai Darus menantang Menkopolhukam Mahfud MD membuktikan Rp 1.000 triliun untuk dana otsus Papua.

NEWS | 26 September 2022

Gubernur Papua Lukas Enembe Kena Strok 4 Kali

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengungkapkan kliennya telah terkena strok sebanyak empat kali.

NEWS | 26 September 2022

Lukas Enembe Mengaku Memiliki Tambang Emas di Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku memiliki tambang emas di Papua berlokasi di Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara.

NEWS | 26 September 2022

Buktikan Sumber Uang, Pihak Lukas Enembe Ajak KPK ke Papua

Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyatakan mengajak pihak KPK ke Papua guna membuktikan kepemilikan tambang emas milik Lukas Enembe.

NEWS | 26 September 2022

Dimutasi Imbas Kasus Brigadir J, Kombes Leonardo Digantikan I Putu Yuni

Kapolri memutasi 24 perwira yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam mengusut kasus tewasnya Brigadir J, salah satunya Kombes Leonardo.

NEWS | 26 September 2022

Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Pengirim Paket Diperiksa

Ledakan di sekitar Asrama Polisi (Aspol) Arumbara di Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (25/9/2022), pengirim paket diperiksa polisi.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kinerja Anies Baswedan Jadi Promosi Para Relawan di Daerah

Kinerja Anies Baswedan Jadi Promosi Para Relawan di Daerah

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings