Korupsi Bansos, Hakim Setyabudi Seret Enam Hakim Bandung
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Korupsi Bansos, Hakim Setyabudi Seret Enam Hakim Bandung

Kamis, 9 Januari 2014 | 15:56 WIB
Oleh : Rizky Amelia / FMB

Jakarta - Komisi Yudisial (KY) melaporkan enam orang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Bandung dan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat yang diduga terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara bantuan sosial (bansos) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Komisioner KY Erman Suparman mengungkap nama enam hakim tersebut diperoleh dari Setyabudi Tejocahyono, hakim PN Bandung yang sudah divonis 12 tahun penjara. Setyabudi mengajukan diri sebagai justice collaborator atau pelaku yang bekerjasama.

Enam hakim tersebut, berdasarkan pengakuan Setyabudi ikut menikmati suap dari Mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

"Laporan mengenai hakim-hakim yang seyogyanya segera ditangani karena sudah dianggap betul laporan itu kalau yang bersangkutan menerima sejumlah uang," kata Erman di kantor KPK, Kamis (9/1).

Erman melaporkan enam hakim ini karena KPK adalah pihak yang sebelumnya menangani kasus ini. Erman enggan membeberkan nama-nama hakim yang diduga ikut menikmati suap.

Meski menolak mengungkap, namun Erman tidak membantah ketika disebutkan sejumlah nama hakim baik di Pengadilan Negeri Bandung dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Erman yang tadi ditemui oleh Ketua KPK Abraham Samad dan Deputi Penindakan Warih Sardono mengungkap KPK rensponsif terhadap laporan ini.

KPK, kata Erman bakal menindaklanjuti dan menelusuri laporan tersebut. Hal ini, kata Erman bersesuaian pengembangan perkara yang tengah dilakukan KPK.

"Karena sesungguhnya KPK sendiri pada dasarnya, sudah sedang berjalan (pengembangan). Dan ditambah lagi dari informasi dari kami. Jadi beliau berdua sangat senang," kata Erman.

Dalam surat dakwaan kasus suap bansos pemkot Bandung, Setyabudi menjanjikan untuk tidak menyeret nama Dada Rosada yang saat itu menjabat sebagai Walikota Bandung.

Setyabudi meminta uang Rp 3 miliar, untuk mengamankan di tingkat PN Bandung dan PT Jabar. Di PN Bandung perkara ini akan diamankan oleh Singgih Budi Prakoso.

Singgih yang menentukan majelis hakim dan menunjuk Setyabudi sebagai Ketua Majelis Hakim itu disebut menerima uang USD 15.000.

Singgih juga disebut menerima bagian dari Rp 500 juta yang diberikan untuk Majelis Hakim yaitu Setyabudi, Ramlan Comel, dan Djodjo Djauhari, dan dirinya selaku Ketua PN Bandung.

Sementara di tingkat banding, pengamanan perkara ini diurus oleh Sareh Wiyono. Sareh mengarahkan Plt. PT Jabar CH Kristi Purnamiwulan dalam menentukan majelis hakim.

Majelis hakim tersebut akan menguatkan putusan PN Bandung di tingkat banding. Untuk hal itu, Sareh meminta Rp 1,5 miliar kepada Dada melalui Setyabudi yang disampaikan kepada Toto.

Kristi kemudian menetapkan Majelis Hakim Banding perkara ini terdiri dari Pasti Serefina Sinaga, Fontian Munzil, dan Wiwik Widjiastuti. Orang dekat Dada, Toto Hutagalung kemudian berhubungan dengan Pasti selaku Ketua Majelis Hakim. Menurut surat dakwaan, Pasti meminta Rp 1 miliar untuk mengatur persidangan di tingkat banding, Rp 850 juta untuk tiga hakim, sedangkan sisanya untuk Kristi.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

Kalbis Institute Siapkan Lulusan Berkualitas Lewat Program Outstanding Career

Para mahasiswa juga bisa mendapatkan sertifikasi profesional sebagai bentuk pengakuan softskill.

NASIONAL | 17 September 2021

Pembangunan Rumah Layak untuk Korban Badai Seroja Dimulai

Program pembangunan rumah layak untuk korban bencana badai Seroja di Kabupaten Kupang, NTT, dimulai Selasa (14/9/2021).

NASIONAL | 14 September 2021

Insiden dengan Wartawan, Menhub Tegus Keras Tim Pengamanan

Insiden yang terjadi dengan jurnalis ini akan menjadi masukan Kementerian Perhubungan untuk terus melakukan perbaikan ke depan.

NASIONAL | 17 September 2021

Sistem Rujukan Berjenjang Sukses Tekan Angka Stunting di Kabupaten Malang

Penguatan sistem rujukan berjenjang, diawali dari Posyandu, Puskesmas hingga rumah sakit.

NASIONAL | 17 September 2021

Penyerangan KKB di Kiriwok, Kemkes Ungkap 8 Nakes Lolos dari Maut

"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya saudari Gabriella Meilani yang gugur dalam melaksanakan tugas,” ucap Widyawati.

NASIONAL | 17 September 2021

Pentingnya Bekal S1 bagi Pilot Hadapi Masa Depan Industri Aviasi

USG Education bersama FlyBest Flight Academy meluncurkan konsep baru pendidikan pilot yakni Pilotpreneur.

NASIONAL | 17 September 2021

Cuaca Ekstrem, Angin Puting Beliung Rusak Belasan Rumah Warga Mamuju

Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah pemukiman rumah warga mengalami kerusakan.

NASIONAL | 17 September 2021

Peringatan 11 Tahun Pengelolaan Perbatasan, Menko Polhukam: Momentum Evaluasi

Menko Polhukam menilai peringatan 11 tahun pengelolaan perbatasan, momentum mengevaluasi capaian dan kendala selama ini.

NASIONAL | 17 September 2021

Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Menurut Tubagus, hasil sementara ada enam orang dapat dievakuasi dengan rincian empat selamat dan dua meninggal dunia.

NASIONAL | 17 September 2021

Perkumpulan Lions Indonesia Ajak 100 Anak Indonesia Peringati Global Dignity for Children Week 2021

Salah satu karya pengabdian Lions Clubs adalah membangun karakter kuat bagi orang muda khususnya sejak pra-remaja. Mereka diberi ruang untuk melatih jiwa kepemimpinan dan kreativitasnya sejak muda, termasuk diantaranya diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasinya

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Laga Hybrid "One X" Akan Ramaikan Perayaan One Championship Ke-10

Laga Hybrid "One X" Akan Ramaikan Perayaan One Championship Ke-10

OLAHRAGA | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings