Industri Kreatif, Kunci Sukses Indonesia Hadapi MEA 2015
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Industri Kreatif, Kunci Sukses Indonesia Hadapi MEA 2015

Selasa, 18 Maret 2014 | 17:23 WIB
Oleh : Ridho Syukro / B1

Jakarta - Salah satu strategi yang harus diterapkan agar Indonesia bisa unggul dalam Masyarakat Ekonomi Asean pada 2015 adalah meningkatkan standar dan kompetensi pekerja yang bergerak di sektor industri kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan, ada banyak contoh sektor yang merupakan bagian dari industri kreatif seperti desain grafis dan fashion. Menurutnya, industri kreatif tidak akan berkembang apabila pekerjanya tidak berkompetensi. Maka itu, target utama yang harus dicapai pemerintah sebelum MEA adalah meningkatkan kompetensi para pekerja di industri kreatif.

Jika pekerja di industri kreatif sudah mempunyai kompetensi, maka secara tidak langsung industri manufaktur di dalam negeri mempunyai daya saing tidak hanya dari segi harga tetapi juga nilai tambah.

"Kami targetkan industri kreatif menjadi kekuatan utama Indonesia di MEA," ujar Mari dalam acara "Seminar Asian Development Bank (ADB) mengenai MEA" di Auditorium CSIS, Jakarta, Selasa (18/3).

Mari mengatakan, strategi lain yang harus diterapkan agar Indonesia bisa unggul di MEA adalah meningkatkan kinerja sektor pariwisata. Menurut dia, sepanjang periode 2005-2012 sektor pariwisata tumbuh rata rata 8,3% per tahun bahkan pada 2013 arus kunjungan wisata sudah mencapai 92,7 juta atau meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam beberapa tahun terakhir kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional semakin besar, ketika penerimaan ekspor turun tajam akibat kondisi global yang tidak menentu, sektor pariwisata justru menunjukkan tanda tanda positif.

Menurut dia pada 2013, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB mencapai 9%, penyerapan tenaga kerja juga mencapai 10,18 juta orang atau 8,9% dari total jumlah pekerja.

"Sektor pariwisata merupakan sektor pencipta tenaga kerja terbesar di Indonesia," ujar dia

Marie mengatakan sektor pariwisata juga menjadi penyumbang devisa terbesar kepada negara dengan total devisa mencapai US$ 100 miliar pada 2013.

Dia menuturkan agar sektor pariwisata bisa unggul dan berdaya saing maka Kemparekraf telah meningkatkan aspek kualitas SDM-nya.

Sepanjang tahun 2013 Kemparekraf melakukan sertifikasi 58.627 tenaga kerja pariwisata, juga membentuk standarisasi untuk pelaku industri seperti hotel, ada sembilan standar usaha yang diberlakukan yaitu aspek pengelolaan lingkungan, efisiensi penggunaan energi dan air, dampak terhadap komunitas di lokasi hotel, dan penggunaan bahan baku dan suplai dalam negeri.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup dan perubahan Iklim Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Kamdhani mengatakan, kesiapan Indonesia dalam menghadapi MEA masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara Asean lainnya.

Menurut dia berdasarkan hasil survei yang dilakukan kalangan pengusaha, kesiapan Indonesia dalam menghadapi MEA masih 20%.

Shinta mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Indonesia agar bisa berdaya saing dalam MEA, pekerjaan rumah tersebut adalah memberikan sosialisasi secara mendalam dan meningkatkan kualitas SDM dan pembangunan.

Dia mengatakan, sosialisasi mengenai MEA hanya diterima perusahaan perusahaan besar saja, banyak perusahaan kecil yang belum mendapatkan sosialisasi mengenai apa itu MEA, hal inilah yang harus didorong pemerintah.

Ia juga berharap kualitas SDM juga terus ditingkatkan agar Indonesia bisa menjadi basis produksi bukan hanya sekedar menjadi market basis.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Economist Asian Development Bank (ADB) Edimon Ginting mengatakan potensi Indonesia dalam menguasai MEA cukup besar karena penduduk Indonesia paling banyak, namun satu hal yang harus dibereskan adalah menurunkan biaya logistik.

Menurut dia biaya logistik di Indonesia cukup tinggi sehingga bisa menghambat pertumbuhan iklim investasi.

Cara menurunkan biaya logistik adalah dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur baik itu Bandara maupun pelabuhan. Dia mengatakan pemerintah bisa memperkuat kerjasama dengan swasta untuk membangun infrastruktur.

Dia menjelaskan pembangunan infrastruktur tidak hanya dari sisi visualnya saja tetapi juga dari soft sidenya seperti financing dan planning yang jelas.

Edimon mengatakan selain meningkatkan pembangunan infrastruktur, Indonesia juga harus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan untuk menciptakan kualitas SDM yang andal.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

Nakes Korban Penyerangan KKB di Papua Bantah Dokter Restu Pegang Senjata

Saat insiden pembakaran dan perusakan terjadi mereka berempat melarikan diri dengan melompat ke dalam jurang yang ada di dekat puskesmas.

NASIONAL | 20 September 2021

Komisi VIII DPR Setujui Anggaran BNPB Tahun 2022 Sebesar Rp 1,127 Triliun

Kegiatan prioritas nasional tersebut di antaranya pendampingan pengelola infrastruktur darurat, penyaluran DSP atau dana siap pakai, distribusi logistik.

NASIONAL | 20 September 2021

Dipanggil KPK Besok, Anies: Insyaallah, Saya Hadir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) besok, Selasa (21/9/2021)

NASIONAL | 20 September 2021

Siti Nurbaya: Masyarakat Berkesadaran Hukum Bagian Solusi Permanen Kendalikan Karhutla

Siti menjelaskan sejak tahun 2020 sudah mulai disempurnakan langkah-langkah penanganan karhutla menuju solusi permanen.

NASIONAL | 20 September 2021

Jokowi Beri Bantuan Rp 100 Juta untuk Mantan Ratu Bulutangkis Indonesia yang Sakit Kanker

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan kepada Verawati Fajrin, legenda bulutangkis Indonesia yang sedang sakit kanker.

NASIONAL | 20 September 2021

Wagub Riza Yakin Anies dan Prasetio Tidak Terlibat Kasus Korupsi Tanah di Munjul

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi tidak terlibat kasus dugaan korupsi tanah di Munjul.

NASIONAL | 20 September 2021

Anies dan Prasetio Dipanggil KPK Soal Korupsi Tanah Munjul, Wagub Riza: Mereka Taat Hukum

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi taat hukum terkait pemanggilan KPK soal korupsi tanah.

NASIONAL | 20 September 2021

Ketua DPRD DKI Siap Penuhi Panggilan KPK Soal Kasus Korupsi Tanah Munjul

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi siap memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi tanah di Munjul, Selasa (21/9/2021) besok.

NASIONAL | 20 September 2021

Asosiasi Biometrik Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan

Aosiasi Industri Teknologi Biometrik Indonesia berpandangan bahwa RUU PDP yang saat ini tengah dibahas di DPR dan pemerintah sebagai landasan hukum

NASIONAL | 20 September 2021

Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Diduga Kuat Korsleting Listrik

Polda Metro Jaya belum memastikan penyebab kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan 49 warga binaan.

NASIONAL | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

MEGAPOLITAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings